Penemuan Mayat Di Pamekasan, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap 7 Nelayan Probolinggo

Penemuan Mayat Di Pamekasan, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap 7 Nelayan Probolinggo
Penemuan Mayat Di Pamekasan, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap 7 Nelayan Probolinggo

News Satu, Probolinggo, Rabu 24 Oktober 2018- Pencarian terhadap tujuh nelayan Kapal Cahaya Bahari Jaya, terus dilakukan oleh tim gabungan. Bahkan, 3 tim dari Basarnas diterjunkan untuk mencari keberadaan nelayan asal Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur (Jatim).

Namun hingga, hari kedua kedua yang dilakukan oleh petugas gabungan dilakukan di tiga lokasi berbeda. Tim bersama terdiri atas personel Basarnas Surabaya dan TNI AL. Mereka melakukan pencarian di sekitar perairan Paiton, Kabupaten Probolinggo, tempat dimana kapal tersebut hilang kontak.

Tim kedua menyisir korban di Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Tim yang diisi personel Satpolair Polres Probolinggo itu melakukan pencarian sejak pagi. Hanya saja, hingga Selasa malam, hasilnya nihil. Padahal, tim sudah melakukan pencarian sejak pagi.

Sedangkan, Tim ketiga diisi personel Polair Polda Jatim, Polair Polres Pamekasan, dan Basarnas Surabaya. Tim ini menyisir perairan di sekitar ditemukannya korban Rohim, 56. Setali tiga uang, pencarian tak membuahkan hasil.

Kasat Polair Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno mengatakan, pihaknya intensif berkomunikasi dengan nelayan. Karena tidak menutup kemungkinan, mereka bertemu dengan nelayan yang hilang. Pihaknya tidak sama sekali terganggu dengan cuaca pada saat pencarian. Menurutnya, cuaca sangat mendukung untuk pencarian.

“Kalau sebelumnya ke arah timur sekitar 15 mil, sekarang kami melakukan pencarian ke utara sekitar 15 mil juga. Tapi, belum juga ada hasil. Padahal, kami melakukan pencarian dua kali hari ini,” jelasnya, Rabu (24/10/2018).

Menurutnya, pencarian tersebut akan dilakukan selama seminggu. Jika nanti tidak kunjung ditemukan, maka dengan terpaksa pencarian akan dihentikan.

“Sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedure) maka pencarian ini akan kami lakukan. jika satu minggu tidak ditemukan, maka tim SAR akan ditarik. Tetapi, meskipun demikian kami akan terus patrol untuk mencari,” tandasnya.

Diketahui, 8 orang nelayan asal Kelurahan/Kecamatan Kota Probolinggo hilang kontak Sabtu (20/10) di sekitar perairan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Sehari setelahnya, salah seorang ABK kapal ditemukan meninggal dunia di perairan Pamekasan, Madura yakni Rohim.

Sedangkan ketujuh lainnya yakni Windi, Wahyu, Samsul, Iwan, Giman, Marwan, dan juga Tomi masih belum ditemukan. Petugas terus melakukan penyisiran di perairan untuk mencari keberadaan mereka. (Bambang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.