oleh

Pengusaha Asal Probolinggo Dirampok, Uang Miliaran Rupiah Raib

News Satu, Probolinggo, Jumat 18 Januari 2019- Rumah Seorang pengusaha properti di Kota Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) menjadi korban keberingasan komplotan perampok bersenjata tajam pada Jumat (18/1/2019). Selain  luka karena bacokan perampok, pemilik rumah harus juga merelakan kerugian material sekitar Rp 1 miliar.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.52.wib di rumah korban RT 1 RW 1, Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, rumah milik pasangan Suwarno (65) dan Sayuni (55) tampak para kerabat dan tetangga berdatangan saat reporter News Satu dilokasi.

Diketahui  Sayuni (55),  saat itu sedang tidur dengan anaknya, Sri Handayani (21). Tiba-tiba sang istri mendengar teriakan Suwarno (suaminya) dari kamar lain.

“Saya kira sakit stroke bapak (suaminya, red) kambuh kembali. Namun ketika didatangi ke kamarnya, ternyata ada empat orang bercadar, dan kemudian mereka menyekap saya,” kata Sayuni korban perampokan, Jumat (18/1/2019).

Korban Tak hanya disekap, bahkan Suwarno sempat dibacok dua tangannya karena sempat melawan. Kemudian setelah, korban tidak berdaya, para pelaku langsung menggasak sejumlah perhiasan emas senilai Rp 700 juta, uang tunai Rp 4 juta, HP Samsung dan 3 jam tangan yang jika ditotal sekitar Rp 1 miliar.

“Mereka telah membawa barang-barnag berharga saya,” ujarnya.

Saat mendengar teriakan, Mohammad Hadi (22), langsung keluar kamar dan mengunci kamar ayahnya dari luar. Akan tetapi usahanya sia-sia karena pelaku lain berhasil membuka pintu kamar.

“Saya sempat menolong namun tidak bisa karena ada pelaku lain datang. Niatnya untuk mengunci pelaku di dalam kamar. Saya datang karena tidak tega ayah saya dipukuli berkali-kali dan dibacok oleh pelaku. Pelaku yang masuk ada empat orang bawa senjata tajam, bahkan ada pistol namun mainan karena ketika dikokang pernya lepas,” kata Hadi.

Selesai menggasak barang-barang berharga, para pelaku langsung kabur dari rumah Suwarno. Sementara Suwarno (korban) sempat dilarikan ke rumah sakit karena luka bacok di tangannya. Setelah menjalani perawatan, kemudian pulang ke rumahnya.

Sementara itu, Polres Probolinggo Kota yang mendapat informasi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP. Kasat Reskrim AKP Nanang Fendy Dwi Susanto mengatakan, akan menindaklanjuti perampokan tersebut.

“Kami sudah lakukan olah TKP , Pasalnya ada sejumlah barang yang ditinggalkan kawanan perampok seperti, topi, kabel dan obeng. Semoga ada titik terang,” tegasnya. (Bambang)

Komentar

News Feed