oleh

Penjual Es Dawet Keliling Di Probolinggo Dibacok

News Satu, Probolinggo, Minggu 7 Oktober 2018– Seorang penjual es dawet bernama Kusnadi (45) warga Desa Kertonogoro, Kecamatan Pakuniran, Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) dibacok orang.Kejadian itu bermula, saat korban sedang berjualan di halaman Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum, Desa Kertonegoro Sekitar pukul 9.30 WIB, tiba-tiba muncul Na’im membawa sebilah celurit dan membuat beberapa siswa yang membeli dawet kepada Kusnadi.

Kemudian, Kusnadi menegur Na’im dan ternyata teguran tersebut membuat Na’im tersinggung, lalu langsung menyabetkan celuritnya ke bagian perut korban. Akibatnya korban langsung tersungkur dan tergeletak, sedangkan Na’im langsung melarikan diri.

“Saat melihat korban tergeletak pelaku (Na’im,red) langsung melarikan diri,” kata Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Riyanto, Minggu (7/10/2018).

Korban yang sudah tergeletak dengan luka sabetan celurit tersebut, langsung ditolong warga dan dilarikan ke Rumah Sakit Rinzani Paiton untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kini korban sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit,” terangnya.

Petugas dari Satreskrim Polres Probolinggo masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa beberapa orang saksi dalam kasus pembacokan yang menimpa Kusnadi di halaman Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum.

“Kami sudah lakukan olah TKP dan memintai keterangan dari sejumlah saksi,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan lanjut Perwira asal Pasuruan ini, berdasarkan keterangan dari keluarga pelaku pembacokan tersebut Na’im (Pelaku,red) mengalami gangguan jiwa sejak tahun 1990.

“Tersangka mengalami gangguan jiwa sejak tahun 1990, dan pernah di pasung pada tahun 1992. Hanya saja, saat ini tersangka tidak lagi dibawa ke rumah sakit jiwa, terkendala biaya. Jadi keluarga hanya membawa tersangka ke orang pintar, paranormal,” pungkasnya.(Bambang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.