HALO POLISIHEADLINENEWSPERISTIWAPROBOLINGGOREGIONALTNI/POLRI

Polres Probolinggo Gelar Konferensi Pers, Senapan Angin Bawa Korban

176
×

Polres Probolinggo Gelar Konferensi Pers, Senapan Angin Bawa Korban

Sebarkan artikel ini
Polres Probolinggo Gelar Konferensi Pers, Senapan Angin Bawa Korban
Polres Probolinggo Gelar Konferensi Pers, Senapan Angin Bawa Korban

News Satu, Probolinggo, Sabtu 9 April 2022- Polres Probolinggo, Jawa Timur, menggelar Konferensi Pers atas peristiwa penembakan Idam Kholik (30), warga asal Desa Bulang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, yang tewas karena diduga tertembak oleh peluru dari senapan angin milik Daud Patriono Imanuel (52) warga Sumbersari, Kabupaten Jember, yang terjadi pada Kamis (7/4/2022) lalu.

Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, menjelaskan peristiwa itu terjadi bermula ketika korban (Idam Kholik) mendampingi Pelaku (Daud Patriono Imanuel) sedang latihan menembak di area persawahan yang berlokasi di Dusun Sukun, Desa Gerongan, Kecamatan Maron, Probolinggo.

Kapolres Probolinggo menegaskan, Dalam latihannya dilokasi saat membidik sasaran gunakan sebuah kardus yang ditempelkan ke pohon kelapa. Jaraknya antara titik sasaran dengan posisi menembak sekitar 60 meter.

“Saat Idam berada dekat bidik sasaran. Kemudian senapan yang digunakan oleh Daud meletus dan mengenai dada kanan korban hingga langsung terkapar,” tegasnya, Sabtu (9/4/2022).

Meski korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun nyawa korban asal Desa Bulang itu tidak bisa terselamatkan.

“Selanjutnya kejadian nahas itu tersangka Daud langsung diamankan di Mapolres Probolinggo dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan,” tutupnya.

Secara terpisah Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Rahmad Ridho Satrio, menambahkan pihaknya telah mengamankan tersangka. “Dari hasil penyelidikan, kami mengamankan 1 (satu) buah senapan angin jenis PCP Kaliber 4.5, 1 (satu) butir peluru kaliber 4.5 lokal merk samyang yang ada di dalam tubuh korban, 1(satu) buah kaos warna putih, 1(satu) buah celana levis warna dongker, 2(dua) lembar potongan kardus yang di gunakan sebagai sarana tembak, 134 ( seratus tiga puluh empat) butir peluru kaliber 4.5 lokal merk samyong,” jelasnya. (Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.