HEADLINEINFO HAJINEWSPROBOLINGGOREGIONALRELIGI

Sepasang Sandal Bekas Penolong Jamaah Haji Kota Probolinggo

976
×

Sepasang Sandal Bekas Penolong Jamaah Haji Kota Probolinggo

Sebarkan artikel ini
Sepasang Sandal Bekas Penolong Jamaah Haji Kota Probolinggo
Sepasang Sandal Bekas Penolong Jamaah Haji Kota Probolinggo

News Satu, Probolinggo, Kamis 20 Juli 2023 – Kedatangan Jamaah Haji Kota Probolinggo, Jawa Timur, di halaman Pemkot Probolinggo di penuhi kerabat para jamaah haji yang akan menyambut serta menjemput pulang kerumahnya.

Namun, kebanyakan para jamaah haji saat tiba di kediamannya selalu disambut dengan tradisi yang sudah lama dilakukan masyarakat islam setempat. Selain itu jamaah haji akan menceritakan pengalamannya ketika menunaikan ibadah haji di tanah suci mekkah.

Seperti yang dialami salah satu jamaah haji bernama Abdul Mujib sekaligus Ketua DPRD Kota Probolinggo menceritakan pengalamannya saat di tanah suci yang menjadi momen tak akan pernah dilupakan.

“Banyak sekali yang menarik dan momen tak akan dilupakan saat disana. Pengalaman itu tidak hanya pengalaman spiritual, melainkan juga kejadian nyata yang saya alami,” katanya, Kamis (20/7/2023).

Abdul mujib mengatakan, Ketika hendak sholat di masjid madinah, sandalnya dititipkan keteman sekamar hotel, namun ketika hendak pulang temannya pulang duluan sekaligus membawa sandal miliknya yang dititipkan itu.

Lantaran kondisi cuaca sangat panas ia kembali ke masjid untuk mencari alas kaki, hingga berjam – jam tidak ada sandal dan duduk dekat tempat sampah.

“Saat saya berdoa agar bisa kembali ke hotel, spontan ada petugas sampah bertanya kenapa tidak ke hotel, saya jawab dengan bahasa isyarat bahwa kaki panas tidak ada alas kaki. Petugas sampah itu langsung membuka tong sampah dan mengambil sepasang sandal bekas dan diberikan kepada saya,” ucapnya.

Ia menambahkan, bahwa ditanah suci itu setiap permohonan doa jamaah haji pasti langsung dikabulkan Allah.

“Seandainya saya tidak berdoa, pasti tidak akan bisa kembali ke kamar hotel lantaran suhu cuaca sangat panas sekali dan tidak seperti di Indonesia yang nyaman ini. Itulah momen yang tidak pernah saya lupakan saat sepasang sandal saya butuhkan,di sana sesuai amal perbuatannya saat disini sebelum laksanakan ibadah haji,” imbuhnya. (Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.