oleh

Tim Tanggap Bencana Kembali Temukan Korban Longsor Sukabumi

News Satu, Sukabumi, Minggu 6 Januari 2019- Upaya pencarian terhadap korban longso di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) terus dilakukan Tim Tanggap Bencana. Dengan dibantu peralatan berat akhirnya, Tim Tanggap Bencana kembali menemukan 9 orang korban bencana longgsor.

“Berkat upaya kerja keras Tim yang didukung peralatan yang ada serta cuaca yang cukup bersahabat, kami berhasil menemukan 9 korban tanah longsor. Hingga Sabtu malam, yang berhasil diketemukan berjumlah 31 orang,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Minggu (6/1/2019).

Selain berhasil menemukan para korban yang tertimbun tanah longsor, menurut Trunoyudo, Polda Jawa Barat pun menurunkan sekitar 10 orang Polwan untuk melakukan trauma healing kepada para korban di tempat pengungsian. Team Trauma Healing Polda Jawa Barat dibawah pimpinan Kompol Festie Rusmayanti, Psi., (Kasubbag Psipers Bag Psi Ro SDM Polda Jabar), melakukan kegiatan pendampingan kepada anak-anak yang menjadi korban longsor seperti memberikan edukasi kemampuan motorik anak, membangun kreatifitas serta lainnya.

“Ini merupakan upaya untuk memberikan dukungan psikososial bagi korban longsor, khususnya difokuskan kepada anak – anak, agar mereka mengalihkan perhatian dari kejadian yang dialami,”ungkap Ka Tim Trauma Healing Kompol Festie Rusmayanti.

Ditambahkan pula oleh Kompol Festie, bahwa ada beberapa anak yang kehilangan kedua orang tuanya, sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih personal lagi.

Sementara Ketua Team DVI Biddokkes Polda Jabar, drg. Nelson, spBM, MHkes., menyampaikan rincian korban meninggal dunia yang berhasil diidentifikasi adalah, Ecih, perempuan, (14) thn, warga Cimapag, Sherly, perempuan,  (3) warga Cimapag, uyeti, perempuan  (20), Asep  Rediawan, laki-laki, (38) warga Cimapag, Sukiyat , laki-laki, (56), warga Cimapag, Adasih, perempuan, (40), warga Cimapa, Linawati, perempuan, (13), warga Cimapag, Mirha, laki-laki, (60), warga Cimapag, Armi, perempuan, (45)  warga Cimapag. (Rudi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.