HEADLINENEWSPEMERINTAHANREGIONALSUMENEP

ASN Sumenep Harus Netral Pada Pemilu 2024

1677
×

ASN Sumenep Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
ASN Sumenep Harus Netral Pada Pemilu 2024
ASN Sumenep Harus Netral Pada Pemilu 2024

News Satu, Sumenep, Jumat 22 September 2023- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mewarning Aparatur Sipil Negara (ASN) agar netral pada Pemilu 2024.

Kepala Kepala BKPSDM Sumenep, Ahmad Masuni mengatakan, sesuai dengan aturan yang berlaku Abdi Negara harus netral dan dilarang ikut dalam politik praktis atau mendukung salah satu kandidat.

“Aturannya sudah jelas, ASN baik PNS maupun PPPK sebagai abdi negara wajib hukumnya netral, karena dilarang ikut politik praktis dan mendukung salah satu kandidat,” katanya, Jumat (22/9/2023).

Lanjut Masuni, sesuai ketentuan ASN baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memang memiliki hak politik untuk memilih di Pemilu 2024, namun dilarang memengaruhi orang lain, untuk memilih sesuai pilihannya, apalagi sampai terlibat politik praktis.

“Sekali lagi kami ingatkan, ASN itu tidak boleh memberikan dukungan kepada Calon Presiden-Wakil Presiden, Calon Kepala dan Wakil Kepala Daerah, serta Calon Anggota Legislatif. Termasuk juga ikut kampanye dan meng-upload foto atau gambar serta atribut calon di media sosial,” tandasnya.

Ia menambahkan, ASN harus fokus pada pelayanan publik dan peningkatan kinerja serta menjaga kondusifitas menjelang Pemilu.

“Tugas ASN ya melayani masyarakat. Bukan berpolitik. Silahkan laksanakan tugas sesuai fungsinya masing-masing tanpa harus ikut ke dunia politik,” tegasnya.

Jika nanti diketahui ada ASN ikut berpolitik di Pemilu 2024, Masuni menegaskan akan memberi sanksi mulai ringan hingga berat sesuai tingkat pelanggarannya terhadap ASN yang terbukti tidak netral di pesta demokrasi nanti.

”BKPSDM akan melakukan sosialisasi dan pembinaan serta pengawasan supaya netralitas ASN menjadi komitmen bersama seluruh abdi negara dalam rangka mewujudkan Pemilu yang demokratis, adil, dan berkualitas,” pungkasnya. (Robet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.