oleh

DPRD Sumenep, Pengelolaan ICS Harus Profesional

News Satu, Sumenep, Jumat 30 Maret 2018- Integrated Cold Storage (ICS) yang dibangun di Desa Longos, Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim), mulai mendapatkan warning dari DPRD setempat.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep, H. Masdawi mengatakan, Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep harus memberikan pengawasan penuh, terutama dalam pengelolaan pabrik ikan tersebut. Sebab, jika tidak dikelola secara profesional, maka akan menimbulkan persoalan baru bagi para nelayan.

“Jadi yang mengelola ICS itu harus orang yang memiliki kompetensi dibidangnya, sehingga pengelolaannya akan sangat profesional,” ujarnya, Jumat (30/3/2018).

Lanjut Politisi Partai Demokrat ini, pembangunan ICS tersebut bertujuan untuk mendongkrak perekonomian para nelayan. Selain itu, pabrik pengolahan ikan ini juga memiliki tujuan untuk memberantas para mafia ikan, sehingga pada musim apapun harga ikan akan tetap stabil.

“Biasanya saat musim, harga ikan cenderung tidak stabil, paginya Rp10 ribu, siangnya sudah berubah menjadi Rp 5 ribu per kilogramnya. Maka disini fungsi dari ICS untuk menstabilkan harga dan memberantas mafia ikan,” tandasnya.

Oleh karena itu, sebagai wakil rakyat dari wilayah yang mayoritas masyarakatnya nelayan, dirinya akan mengawal pengelolaan ICS tersebut. Sehingga pabrik pengolahan ikan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) lima (5) khususnya dan masyarakat Sumenep pada umumnya.

“Maka dari itu pengelolanya harus mempunyai lisensi khusus, karena pabrik ini merupakan terbesar di Madura,” tukasnya.

Pembangunan ICS tersebut dianggarkan dari APBN oleh Kementerian Kelautan Dan Perikanan (KKP) yang saat ini berubah nama menjadi Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep. Sedangkan lokasi yang dipilih untuk pembangunan ICS, terletak di Desa Longos, Kecamatan Gapura.

Dipilihnya Desa Longos sebagai lokasi pembangunan ICS, karena dekat dengan sapling ikan dan dekat dengan pelabuhan seperti pelabuhan Dungkek, Bintaro serta dapat dijangkau nelayan dari kepulauan seperti Sepudi, Sapeken, Raas dan Kangean. (Roni)

Komentar

News Feed