oleh

Eksotisme Pulau Gili Labak Sumenep Sebelum Ramai Pengunjung

News Satu, Sumenep, Selasa 17 April 2018- Pulau Gili Labak yang terletak di Desa Kombang, Kecamatan Talango, Pulau Poteran, Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim), merupakan wisata bahari yang memiliki eksotisme.

Untuk menuju Pulau Gili Labak, Desa Kombang, Kecamatan Talango, para pengunjung, harus menyeberang ke pulau talango, dengan naik kapal tongkang yang di tempuh selama 20 menit, kemudian, sesampainya di pulau talango langsung menuju Desa Kombang, Kecamatan Talango dengan jarak tempuh sekitar 40 menit.

Sesampainya di Desa Kombang, para pengunjung bisa menyewa perahu milik nelayan seharga Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu. Dengan jarak tempuh kurang 60 menit atau satu jam, maka para pengunjung bisa menikmati keindahan pulau Gili Labak.

Di sini, para pengunjung dapat melihat dari kejauhan indahnya pulau Gili Labak, Desa Kombang, Kecamatan Talango yang terdapat hamparan pasir putih dan ribuan pohon kelapa. Tidak hanya itu saja, saat mendekati pulau ini, para pengunjung dapat melihat keindahan trumbu karang dari permukaan air laut, karena air lautnya sangat jernih sekali.

“Saya tertarik datang ke pulau Gili Labak ini, tidak lain hanya ingin tahu keindahannya, terutama keindahan dari trumbu karang pulau Gili Labak yang dapat di lihat dari permukaan air laut yang sangat jernih ini,” ujar Abdussalam, Selasa (17/4/2018).

Keindahan pulau Gili Labak, Desa Kombang, Kecamatan Talango, pulau Poteran ini memang tiada tara. Bahkan, pulau yang memiliki luas sekitar 5 hektar ini selalu menarik perhatian para pengunjung.

Namun demikian, saat pengunjung ke pulau Gili Labak mulai menurun dibandingkan dengan awal dibicarakan orang, baik di media sosial. Hal itu terjadi karena adanya beberapa kendala dalam pembangunan pulau yang memiliki keindahan bahari ini, sehingga Pemerintah daerah terkesan setengah hati dalam membangun wisata Bahari yang sempat menyedot perhatian para pengunjung lokal maupun wisatawan manca negara (Wisman).

“Pulau ini sangat indah, semoga saja Pemerintah Daerah terus melakukan pembangunan terhadap wisata yang kaya dengan trumbu karangnya ini,” pungkasnya. (Roni)

Komentar

News Feed