oleh

Bupati Fauzi, Absensi Online Tingkatkan Disiplin Kerja ASN Di Sumenep

News Satu, Sumenep, Senin 17 Mei 2021- Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi, MH, mengeluarkan kebijakan baru dalam absensi online. Jika sebelumnya, sebanyak 4 kali dalam sehari, kini hanya 2 kali dalam sehari.

Hal itu dilakukan, karena banyaknya keluhan dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang harus 4 kali dalam sehari, sehingga pada saat melakukan tugas lapangan, mereka tidak bisa fokus. Sebab, para ASN harus segera melakukan absensi Online ke kantornya.

Namun, dengan adanya kebijakan baru tersebut, kini para ASN tidak bisa lagi beralasan tidak fokus saat melakukan tugas lapangan.

Pemerintah Kabupaten Sumenep mengeluarkan kebijakan baru tentang pemberlakuan absensi online (check clock) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, MH mengatakan, kebijakan baru absensi online bagi para ASN yakni, terhitung hari ini (Senin, 17 Mei 2021) hanya melakukan absen dua kali dalam sehari yakni saat masuk kerja (pagi, red) dan pulang kerja (sore, red).

“Jika sebelumnya absensi online bagi ASN berlaku empat kali dalam sehari telah dirubah menjadi dua kali sehari,” ujar Bupati Fauzi, Senin (17/5/2021).

Pemerintah daerah menginginkan perubahan absensi online menggunakan finger print dua kali sehari, tidak ada lagi keluhan atau kendala bagi ASN yang sedang mengikuti rapat atau bertugas di lapangan yang jaraknya cukup jauh dari kantor.

“Absensi dua kali itu mampu meningkatkan efektivitas kinerja ASN, karena tidak harus berfikir sekedar daftar kehadiran untuk kembali ke kantor ketika ada tugas di luar meskipun ada acara ataupun pekerjaannya belum selesai,” harapnya.

Bupati berharap, para ASN meningkatkan kedisiplinan dan kinerjanya setelah adanya perubahan absensi online itu, karena pihaknya pasti kembali memberlakukan absen empat kali dalam sehari, manakala pelaksanaan absensi dua kali sehari justru berefek negatif kepada tingkat kedisiplinan yang menurun.

“Yang jelas, selama pelaksanaan absensi online dua kali sehari berefek negatif terhadap menurunnya tingkat kedisiplinan ASN, kami kembalikan lagi keharusan ASN untuk melakukan absensi online empat kali dalam sehari,” tegasnya. (Lim)

Komentar