oleh

Bupati Sumenep, Wirausaha Muda Menjadi Program Unggulan Di IGA

News Satu, Sumenep, Rabu 4 November 2020- Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengunggulkan program wirausaha muda. Hal itu terbukti, saat Bupati Sumenep K.H. A. Busyro Karim memaparkan inovasi unggulan daerah kepada Tim Panelis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award (IGA) tahun 2020.

Sebagai daerah sangat inovatif pada IGA 2020, bupati mempresentasikan salah satu dari 96 inovasi, yakni program Wirausaha Muda sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiapkan tenaga muda terampil, sehingga bisa menciptakan usaha sendiri, karena hampir 30 persen lebih penduduk Sumenep berusia 16 hingga 30 tahun.

“Ada beberapa keunggulan Program Wirausaha Muda, di antaranya model pengembangan Wirausaha Muda diakui banyak pihak bukan hanya satu-satunya di Jawa Timur, tapi juga secara nasional,” kata Bupati, Rabu (4/11/2020).

Pelaksanaan program Wirausahawan Muda ada tiga tahapan, yakni Pra Inkubasi sebagai awal seleksi calon peserta pelatihan, yang dilanjutkan dengan pelatihan meliputi, pendalaman teori, simulasi, testimoni wirausaha dan pelatihan mengenai teknologi produksi, manajemen SDM/keuangan/pemasaran, dan rencana bisnis.

Selanjutnya tahap inkubasi, para anggota wirausaha muda mendapatkan bantuan alat produksi, pendampingan teknologi, produksi/pengolahan di rumah produksi (Kabupaten/4 Kecamatan), manajemen, akses pasar serta fasilitasi pembiayaan/modal dari BPRS Bhakti Sumekar.

Selanjutnya tahap pasca inkubasi melepas menjadi wirausahawan dalam satuan manajemen usaha Rumah Produksi Kabupaten, Rumah Produksi Kecamatan, dan Home Industry, dengan tetap dilakukan komunikasi dan layanan konsultasi secara berkala dengan terbentuknya Holding Company WMS Coorporation.

“Program wirausaha muda ini diapresiasi banyak pihak, salah satunya oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga yang menetapkan Kabupaten Sumenep sebagai Kota Layak Pemuda tahun 2018,” kata Bupati Sumenep dua periode ini.

Ia menuturkan, melalui program itu berdampak nyata terhadap pembangunan Kabupaten Sumenep, di antaranya penurunan angka pengangguran, meningkatnya usaha kecil, peningkatan pendapatan perkapita serta menurunnya angka ketimpangan sosial.

“Melalui Inovasi program Wirausahawan Muda ini, Pemkab Sumenep ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai usaha di daerah,” imbuh Politisi PKB Sumenep ini.

Kabupaten Sumenep merupakan salah satu Kabupaten se-Indonesia yang mengikuti tahapan presentasi kepala daerah, dalam penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award (IGA) tahun 2020.

Sementara Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, H. Yayak Nurwahyudi mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep masuk 12 besar Daerah Sangat Inovatif tidak lepas dari upaya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas inovasi di segala bidang.

Pada tahun ini, pihaknya mengirimkan 147 inovasi daerah pada ajang Innovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri dan sebanyak 96 inovasi, terpilih untuk penilaian dan pemberian penghargaan IGA tahun 2020.

“Prestasi ini patut kita syukuri, sebab pada tahun 2019, Indeks Inovasi Kabupaten Sumenep berada di peringkat 124 secara nasional,” ujar dia.

Bupati Sumenep juga memaparkan tentang inovasi itu secara virtual kepada Tim Panelis dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Bappenas, Universitas Indonesia, LIPI, Kementerian PAN-RB, KADIN dan Badan Riset dan Inovasi Nasional. (Lim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.