Dinsos Sumenep, Penerima BPNT Harus Dibelanjakan Bahan Pangan

News Satu, Sumenep, Selasa 1 Maret 2022- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2022 cair berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu. Sebelumnya, BPNT disalurkan melalui ATM yang berisikan saldo rupiah, lalu masyarakat penerima bansos sembako bisa menggunakan saldo rupiah tersebut di e-warong (elektronik warung gotong royong).

Pada tahun 2022 ini, bantuan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) bagi masyarakat miskin, Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) tetapkan salurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako secara tunai.

Pencairan bantuan tersebut, dirapel dengan total Rp. 600 ribu untuk 18,8 juta KPM melalui PT. Pos Indonesia serta tidak lagi melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk percepatan penyaluran di seluruh daerah.

Baca Juga :  THR ASN Sumenep Kuras Anggaran Hingga Rp 39 Miliar Lebih

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos), Mohammad Saidi, menyampaikan, pihaknya mendukung penuh terkait percepatan penyaluran yang cair secara tunai melalui PT. Pos Indonesia.

Pasalnya, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh pihak Dinsos sendiri, banyak laporan bahwa sebagian E-Warong ada yang nakal alias menyalahi prosedur penerimaan bantuan tersebut.

“Kalau memang harus seperti itu dicairkan cara tunai kita tetap ikuti, dan hal itu harus dimaksimalkan,” katanya, Selasa (1/3/2022).

Kebijakan baru tersebut menurutnya saat ini belum ada juknis pelaksanaannya. Artinya Kemensos hanya menetapkan PT POS Indonesia sebagai penyalur bantuan-bantuan tersebut.

Dirinya menambahkan, bahwa penyaluran secara tunai melalui PT. Pos Indonesia hanya berlangsung di triwulan pertama, sedangkan untuk selanjutnya pihak Dinsos belum tahu keputusan dari Kemensos RI, karena ini masih bersifat termin.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumenep; Aspirasi Rakyat Harus Dikawal, Bukan Didengarkan Saja

“Kalau di bulan selanjutnya kami belum tahu. Jika kembali seperti sebelumnya atau melanjutkan secara tunai, kami hanya mengikuti keputusan dari atas,” imbuhnya.

Saidi menambahkan, penyaluran BPNT atau kartu sembako secara tunai itu tetap dimanfaatkan agar dibelanjakan bahan pangan oleh penerima, dan bebas di belanjakan dimana saja.

“Saat ini hanya bertugas untuk memastikan bantuan itu tepat sasaran melalui data yang disampaikan dari desa,” tegasnya.

Di penghujung wawancara, pihaknya berharap adanya bantuan sembako tunai itu nantinya dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Semoga dimaksimalkan oleh masyarakat Sumenep untuk membelanjakan kebutuhan sehari-hari,” tutupnya.

Untuk pastikan apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima BPNT 2022, Anda bisa cek link cekbansos.kemensos.go.id.(Zalwi)

Baca Juga :  Realisasi Absen Online Sumenep Terkendala Jaringan

Komentar