oleh

DJTD LPM Retorika Panen Peserta, Ini Pesan Ketua STKIP PGRI Sumenep

News Satu, Sumenep, Minggu 28 November 2021- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Retorika Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumenep, gelar Diklat Jurnalistik Tingkat Dasar (DJTD) 2021-2022 dengan Tema ‘Peran Pers Mahasiswa Dalam Mewujudkan Good university Goverment’.

Acara tersebut diikuti oleh 100 peserta dan dihadiri oleh ketua STKIP PGRI Sumenep, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM, alumni LPM Retorika, dan seluruh undangan Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Yang bertempat di graha kemahasiswaan STKIP PGRI Sumenep selama tiga hari yakni dari tanggal 26-28 November 2021.

Abd Latif, selaku Pimpinan LPM Retorika, mengatakan, alasan mengangkat tema diatas dengan itu bertujuan bahwa seorang pers mahasiswa harus mendukung kampus sebagai wadah untuk mengembangkan pengetahuan, juga sebagai bentuk dukungan dan support mahasiswa harus mampu menjadi controlling dari setiap kebijakan yang ditetapkan kampus. Hal itu merupakan bentuk kritik dan saran untuk menjadikan kampus STKIP PGRI Sumenep lebih maju dan berkembang dengan kualitas.

“Sesuai dengan tema yang di angkat oleh teman-taman panitia saya sendiri sangat setuju kerena memang benar kita seorang pers mahasiswa harus mendukung bagaimana kampus ini lebih maju tapi hal itu tidak lepas dari tanggung jawab seorang pers mahasiswa yaitu mengkontrol dan setiap kebijakan dari kampus. Intinya nilai kritis harus tetap tertanam pada diri anggota LPM Retorika,” tuturnya, Minggu (28/11/2021).

Pihaknya juga berharap kepada calon anggota DJTD 2021 dapat bersungguh-sungguh mengikuti DJTD hingga akhir, agar teciptanya militansi terhadap organisasi dan mampu mengontrol serta menganalisis kebijakan-kebijakan yang ada di kampus dengan bekal ilmu jurnalistik yang didapat.

“Dengan adanya jumlah peserta yang begitu banyak, saya harap mereka bisa benar benar mengekuti DJTD dari awal sampai akhir. Agar setelah selesai DJTD atau telah sah menjadi anggota magang LPM Retorika mereka bisa berproses sungguh – sungguh di LPM tidak tanggung-tanggung karena itu yang kami harapkan, buat apa ada di LPM kalau tidak berani berproses. Kemudian setelah sah menjadi anggota magang mereka harus mampu mengkontrol dan menganalisa kebijakan-kebijakan kampus melalui jurnalistiknya karena idealisme terahir seorang pers adalah ada pada pers mahasiswa.” tuntasnya

Selain itu, Ketua STKIP PGRI Sumenep, Asmoni, meminta mahasiswa STKIP khususnya yang berproses di LPM Retorika dapat kembali ke khittah sesuai garis norma organisasi Mahasiswa di dunia pendidikan.

“Tolong mahasiswa kembali ke khittohnya bahwa ormawa di dunia pendidikan itu ada garis-garis norma yg harus kita ketahui, dalam lingkup perguruan tinggi yang harus di garis bawahi mahasiswa tugasnya adalah tri darma perguruan tinggi.” pintanya.

Diakhir sambutannya, Ia beharap, mahasiswa bisa memanfaatkan fungsi dari LPM Retorika untuk mewujudkan good university dengan tugas yang diembannya.” pungkasnya

Adapun beberapa materi yang dijadikan sebagai materi umum dipelaksanaan DJTD 2021. Diantaranya, Jurnalistik Dasar, Publik speaking, Conten creator, Desain grafis dan tata letak, dan Ke-LPM-an.(Hodri)

Komentar

News Feed