SUMENEP, Senin 19 Oktober 2026 | News Satu – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik untuk memperingati Hari Parlemen 2026 di kawasan Taman Bunga Potre Koneng, Minggu (18/10/2026). Kegiatan yang diikuti ribuan peserta dari unsur pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat itu menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi serta kebersamaan lintas lembaga dan warga.
Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengajak masyarakat berolahraga, tetapi juga membangun hubungan yang lebih harmonis antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat.
Menurut Zainal, komunikasi dan sinergi antarlembaga menjadi faktor penting dalam mengawal program pembangunan daerah agar tetap berorientasi pada kepentingan publik.
“Sinergi legislatif dan eksekutif merupakan modal penting dalam mengawal program pembangunan. Meski memiliki fungsi dan kewenangan masing-masing, kedua lembaga harus tetap mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar Zainal.
Politikus PDI Perjuangan itu juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, panitia penyelenggara, dan masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Antusiasme peserta, menurut dia, menjadi dorongan bagi DPRD Sumenep untuk mempertimbangkan penyelenggaraan kegiatan serupa dengan skala yang lebih besar pada tahun mendatang. Panitia juga menyediakan beragam hadiah undian untuk menambah daya tarik acara.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa perbedaan partai politik maupun pilihan politik merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus disikapi secara dewasa.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menjadikan perbedaan sebagai penghalang dalam membangun daerah. Menurutnya, persatuan dan kepentingan bersama harus tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan pembangunan.
“Pagi ini kita tunjukkan, politik itu bukan soal perbedaan, politik itu soal kebersamaan. Kita jalan bareng, sehat bareng, untuk Sumenep bareng-bareng,” kata Fauzi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep tersebut juga menekankan pentingnya keselarasan langkah antara DPRD dan pemerintah kabupaten agar program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“DPRD dan Pemkab harus satu langkah, satu keringat, satu tujuan. Kalau kita sehat, kerja kita untuk rakyat jadi lebih kuat,” tegasnya.
Fauzi mengapresiasi penyelenggaraan Jalan Sehat Politik yang dinilainya dapat mendekatkan pejabat publik dengan masyarakat melalui suasana yang lebih santai dan terbuka.
Ia menilai interaksi langsung antara pemimpin daerah, anggota legislatif, dan warga dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas sekaligus mendorong munculnya gagasan positif bagi pembangunan.
“Ini contoh politik yang humanis. Turun ke jalan, bertemu masyarakat, olahraga bersama. Dari yang sehat ini, lahir ide-ide sehat untuk pembangunan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, DPRD dan Pemkab Sumenep berharap semangat kebersamaan dapat terus terjaga. Sinergi antarlembaga dan partisipasi masyarakat diharapkan menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan warga.







