Harga Gabah Di Sumenep Tembus Rp 860 Ribu

News Satu, Sumenep, Sabtu 17 September 2022- Harga Gabah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus mengalami kenaikan. Bahkan, pada saat ini harga gabah Kering Giling (KG) sudah tembus Rp 860 ribu per kwintalnya.

Kenaikan harga gabah tersebut, di karenakan pada bulan yang berakhir ER atau mulai dari September, Oktober, November dan Desember itu tidak petani yang menanam padi di sawah. Sehingga, stok untuk gabah petani mulai terbatas, dan permintaan di masyarakat juga tinggi.

“Sudah menjadi kebiasaan setiap tahun mas, sejak bulan September hingga Desember nanti pasti ada kenaikan harga gabah,” kata Efendi salah seorang petani di Desa Parsanga, Sabtu (17/9/2022).

Baca Juga :  Kiat Kelurahan Gladak Anyar, Galakkan Tanaman Toga Masyarakat¬†

Kemungkinan besar harga akan terus mengalami kenaikan, karena dibulan yang berakhir ER tidak ada petani yang menanam padi. Jika berkaca pada tahun-sebelumnya, harganya akan terus naik dan bisa mencapai di Rp 900 ribu perkwintalnya.

“Harganya bisa terus naik mas, selain stok juga tidak ada. Para petani juga tidak menjual gabah lagi untuk dijadikan persedian konsumsi sendiri,” tandasnya.

Namun demikian, memasuki awal tahun 2023 hingga bulan Agustus 2023, harga gabah akan kembali mengalami penurunan.

“Sebab, para petani sudah mulai menanam Padi lagi. Apalagi memasuki masa panen, harganya juga akan semakin anjlok,” ucapnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep agar ada program khusus terkait dengan stabilitas harga gabah di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Polres Bagikan Ratusan Zakat Fitrah Pada Warga Kurang Mampu

“Harus ada Program khusus agar harga gabah stabil,” tukasnya.

Sementara, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 64 Tahun 2021 tentang penyerapan gabah petani. Dalam Perbup tersebut dituangkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) secara bergotong royong membeli gabah atau beras petani melalui BUMD PD Sumekar.

Dari Perbup tersebut nampaknya, ada perubahan harga gabah petani, mulai dari Rp 3.200/kg, kini sudah mencapai kisaran Rp 5.200/kg. Semoga Program dari Bupati Sumenep ini, untuk mengangkat kesejahteraan petani dengan menstabilkan harga gabah bisa berjalan dengan maksimal. (Zalwi)

Komentar