Pemkab Sumenep Siapkan Anggaran Rp 6 Miliar Untuk Bantu Dampak Kenaikan BBM

News Satu, Sumenep, Jumat 16 September 2022- Untuk membantu masyarakat terdampak kenaikan harga Baham Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyiapkan anggaran sebesar Rp 6 Miliar. Rencananya Dana tersebut untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 1,5 Miliar, dan subsidi transportasi laut sebesar Rp 1 miliar.

Sedangkan untuk padat karya dianggarkan Rp 3,3 Miliar, dan Subsidi transportasi untuk petani cabe dan bawan di Kecamatan Rubaru sebesar Rp 200 juta.

“Anggaran itu sudah masuk dalam APBD Perubahan,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda),Yayak Nurwahyudi, Jumat (16/9/2022).

Yayak menjelaskan, BLT BBM ini diserahkan kepada penerima yang sudah terdata. Untuk jumlahnya ada sekitar 110 ribuan Kepala Keluarga.

“Namun, jumlah pasti untuk penerima BLT bisa langsung ditanyakan di Dinsos sebagai instansi teknis,” tandasnya.

Untuk subsidi trasportasi Kepulauan, tidak diperuntukkan kepada orang melainkan kepada barang. Jadi, sistemnya hitungannya nanti kilo ke tonase.

“Jadi, barang yang diangkut dari kapal itu berapa ton, dan akan disubsidi,” ujarnya.

Yayak mengatakan, untuk kegiatan padat karya melekat kepada BK (Bantuan Keuangan).

“Setidak menggerakan ekonomi dan pendapatan masyarakat dengan pola padat karya ini,” ucapnya.

Sementara, untuk subsidi transportasi petani cabe dan bawang merah, bantuan subsidi ini tidak di​berikan kepada masing-masing petani, melainkan kepada kelompok.

“Nanti ada KUBE (Kelompok Usaha Bersama, Red) yang akan menerima ini,” pungkasnya. (Zalwi)

Komentar