oleh

Petani Di Kangean Sumenep Tega Habisi Penjaga Mushola

News Satu, Sumenep, Rabu 21 Oktober 2020- MT (45) seorang petani di Desa Kolo-kolo, Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur, tega BM (49) menghabisi penjaga mushola. MT mengaku tega menghabisi BM karena tidak terima telah dituduh mencuri sebuah cangkul.

Kejadian itu, berawal pada tanggal 3 Oktober 2020, BM menuduh MT mencuri cangkulnya. Karena merasa malu dengan tuduhan tersebut, akhirnya MT berencana menghabisi korban. Sudah menjadi kebiasaan korban selalu tidur di depan mushola, kemudian tersangka langsung menghampiri korban yang terlelap tidur.

“Tersangka langsung menghampiri korban yang sedang tertidur lelap di mushola,” terang Kapolres Sumenep, AKBP Darman, SIK, Rabu (21/10/2020).

Kemudian tersangka mencari kayu dan memukul korban dibagian kepalanya. Akibatnya korban pendarahan besar. Namun demikian, korban masih bisa bergerak dan membalikkan badannya, lalu dengan sadis tersangka memukulnya lagi, sehingga korban tidak bergerak.

“Setelah korban tidak bergerak, tersangka langsung melarikan diri,” ujarnya.

Kemudian keluarga korban melaporkan kejadian tersebut, dan petugas Kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan beberapa alat bukti yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), ternyata mengarah kepada MT.

“Kami langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka,” tandasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka bakarl dijerat dengan Pasal 340 subsider 351 dan 338 KUHP  tentang perencanaan pembunuhan yang yang menyebabkan seseorang meninggal dunia, dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara. (Lim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.