oleh

Politisi PPP; Pemkab Harus Perhatikan Jalan Kecamatan Dan Desa

News Satu, Sumenep, Senin 26 November 2018- Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim) harus memperhatikan jalan Kecamatan dan Desa, sebab pada saat ini banyak jalan antar Desa maupun antar kecamatan yang sudah mulai rusak.

“Pemkab tidak bisa sepenuhnya mengandalkan program pembangunan Desa dari Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dan Desa (ADD), melainkan juga harus dianggarkan dalam APBD,” ujar Juhari, Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Senin (26/11/2018).

Selain itu, lanjut Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumenep ini, sesuai dengan visi misi Bupati Sumenep, Bangun Desa Nata Kota, maka pembangunan ditingkat Desa juga harus lebih ditingkatkan, seperti infarastruktur jalan, sumur bor untuk pertanian, serta pembangunan lainnya yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Jika pembangunan di Desa lebih ditingkatkan lagi, maka roda perekonomian masyarakat akan tumbuh dengan baik, dan ini sesuai dengan visi misi Bupati Sumenep Bangun Desa Nata Kota,” tandasnya.

Namun faktanya dilapangan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep lebih mengutamakan pembangunan di Kota, seperti proyek renovasi Taman Bunga atau Taman Adipura yang kemarin diganti menjadi taman Potre Koneng. Selain itu juga, pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman jajanan Madura (Tajamara) dan pembangunan lainnya.

Hal ini, menunjukkan jika pemerintah daerah sangat tidak fair dalam pemerataan pembangunan, terbukti banyak jalan antar Kecamatan dan Desa yang rusak, apalagi di wilayah Kepulauan. Seharusnya pembangunan itu harus merata dan tidak boleh ada ketimpangan antara kota, Desa maupun Kepulauan.

“Ini sangat tidak fair, di kota terus dilakukan pembangunan. Sedangkan di Kecamatan, Desa dan Kepulauan sangat minim sekali pembangunannya,” pungkas Anggota Komisi III DPRD Sumenep ini. (Hodri)

Komentar

News Feed