oleh

Gubernur Jatim, Santri Sehat dan Ekonomi Pulih

News Satu, Surabaya, Jumat 23 Oktober 2020- Hari santri tahun 2020 berada pada suasana pandemi Covid-19. Tak hanya itu, situasi perekonomian juga menjadi lebih lamban jika dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi melanda negeri.

Meski, yang tengah kita lawan hari ini adalah Covid-19, namun semangat untuk bangkit dan kuat dari semua kalangan harus menjadi motivasi bersama. Selain, cara melawan tentu dengan hidup bersih dan sehat.

Cara kita mengejar kemajuan adalah dengan terus tidak berhenti mencari ilmu. Inilah yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam kesempatan memperingati Hari Santri 2020 ini. Selain itu, imbuh mantan Menteri Sosial RI ini, bahwa cara kita untuk bisa mereduksi kemiskinan adalah dengan bekerja keras oleh semua kalangan terutama para santri.

“Format-format seperti inilah tantangan santri hari ini dan yang akan datang. Selamat Hari Santri Nasional 2020 untuk masyarakat Jatim,” ungkapnya pada media di Surabaya, Jumat (23/10/2020) pagi.

Semangat Hari Santri ini juga harus berimbas pada upaya untuk pemulihan ekonomi rakyat. Oleh karenanya, digagas acara One Pesantren One Product (OPOP). Itu, sebagai fasilitas pemprov dalam mewadahi kreasi dan inovasi setiap pesantren yang bergerak dalam usaha kreatif.

Paviliun ini berada di Mall Grand City dan buka mulai tanggal 22 Oktober hingga 24 Oktober 2020. Itu sesuai dengan agenda Jatim Fair Virtual dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur 2020 yang merupakan agenda rutin tahunan. Namun, dengan konsep berbeda mengingat adanya pandemi covid 19 tahun ini. (Yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.