oleh

Viral Panitia PKKMB Bentak Maba Via Daring, Ini Respon Dari Kampus

News Satu, Surabaya, Rabu 16 September 2020- Universitas Negeri Surabaya Unesa cepat merespon viralnya video Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) atau ospek Unesa via Daring. Pasca viralnya, pihak Unesa langsung mengklarifikasi kronologi kejadian tersebut.

Kabid Humas Unesa, Vinda Maya Setianingrum mengungkapkan, hingga kini pihak kampus masih melakukan koordinasi internal, terkait  viralnya video maba pada 9 September 2020 lalu itu.

“Ini menjadi catatan penting bagi kami. Kami sepakat bahwa saat ini kekerasan dalam bentuk apapun kami sangat menyangkan,” katanya, Rabu (16/9/2020).

Pihaknya juga menjelaskan, kegiatan PKKMB dilakukan selama 3 hari. Sebab secara teknis, itu merupakan rangkaian kegiatan masing-masing fakultas. namun menjadi viral karena ada adegan membentak mahasiswa baru oleh panitia di Fakultas Ilmu Pendidikan.

Tak sekedar itu, Vinda juga mengklarifikasi, bahwa pihak Kampus telah sepakat dan tidak setuju dengan adanya kekerasan dalam bentuk apapun. Baik yang dilakukan secara verbal maupun non verbal atau fisik. Meski melalui pola komunikasi online atau offline sekalipun.

“Ini menjadi catatan penting kami. Semua sepakat bahwa saat ini kekerasan dalam bentuk apapun sangat disayangkan berbagai pihak,” terangnya.

Sebagai tindak lanjut, Vinda berjanji selasa ini, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan panitia tersebut. Baik, yang bertugas di kombis, maupun Mahasiswa Baru yang dibentak.

“Kami akan berkoordinasi dengan mahasiswa, BEM, kombis dan mahasiswa tersebut.Kampus akan evaluasi secara menyeluruh,” tukasnya.

Ketika disinggung soal sanksi pada mahasiswa yang membetak yang videonya viral, pihaknya jelaskan bahwa ini akan diselesaikan dalam sidang internal dan kekeluargaan kampus. Namun, tetap komunikasi yang dilakukan secara daring akibat adanya pandemi ini.

“Yang penting kampus mencari solusi dulu dan tahu kronologinya. Setelahnya, meminta keterangan masing-masing mahasiswa. Kami berharap kejadian ini, tidak berulang,” pungkasnya. (Yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.