oleh

Menteri Pertanian Sebut Jeruk Balijestro Di Kota Batu Mirip Jeruk Import

News Satu, Kota Batu, Jumat 14 Agustus 2020- Menteri Pertanian Dr Syahrul Yasin Limpo SH MSI menyebut Taman Sains Pertanian (TSP)  jeruk produksi Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika  (Balitjestro) tlekung Junrejo kota Batu Jawa Timur patut menjadi contoh, lantaran prodok jeruk tersebut mirip buah import. Manis, dan tidak perlu lagi import buah jeruk.

“Kami memberikan apresiasi terhadap  TSP Jeruk Balitjestro.  Manis,  seperti buah import dan disamping itu bisa menambah imun, daya tubuh dalam upaya pencegahan Covid-19,” kata Syahrul Yasin Limpo, Jumat (14/8/2020).

Menurut mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode ini, Potensi yang ada ini, masih bisa dikembangkan lagi dalam bentuk pengolahan. Budidaya jeruk ujungnya harus ada pengolahan. Sedang, Kepala Balitbangtan Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si menyatakan bahwa TSP Jeruk Balitjestro hadir untuk mempercepat hilirisasi produk dan hasil penelitian Balitbangtan, khususnya untuk komoditas jeruk dan buah subtropika.

Menurutnya,  TSP jeruk juga hadir untuk mempercepat buah Indonesia sebagai subtitusi impor. Sehingga ke depan, dengan adanya tren konsumsi buah jeruk di Indonesia yang semakin meningkat, yaitu naik 6 kali lipat sejak 1995, saat ini tahun 2020 berada di angka 4 kg/perkapita, dapat dipenuhi dengan produk petani jeruk Indonesia.

Lingkup kegiatan TSP Jeruk yaitu pelatihan dan pemagangan, inkubasi bisnis, percontohan (show window), kerjasama bisnis dan wisata edukasi. TSP Jeruk terdiri dari tiga kegiatan utama yaitu Perbenihan, on farm dan Pascapanen.

“Inovasi yang dikembangkan perbenihan yaitu teknologi produksi jeruk bebas penyakit yang dikembangkan di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) Punten dan IP2TP Tlekung, screen house (shade house) dan laboratorium,” ujarnya.

Kegiatan on farm yang dikembangkan yaitu teknologi jeruk sitara, bujangseta dan organik. Sedangkan kegiatan pascapanen yang dikembangkan yaitu packing house operation dan aneka produk olahan jeruk pangan dan non pangan.

Kepala Balitjestro Dr. Ir. Harwanto, MSi menjelaskan bahwa produk unggulan TSP Jeruk di perbenihan yaitu benih sumber jeruk bebas penyakit sebanyak 39 ribu yang sudah beredar di 26 Propinsi, benih sebar jeruk sebanyak 15 juta di 30 propinsi yang setara dengan 39 ribu ha (69%) dari total luas area panen jeruk nasional. TSP Jeruk Balitjestro menjadi rujukan utama pengembangan jeruk nasional.

Produk TSP Jeruk di on farm yaitu Pupuk Biojestro yang formulasi bahan pupuknya bersumber dari bahan organik dan mineral alami yang berkualitas serta diperkaya dengan mikroba fungsional yang menguntungkan. Biojestro adalah pupuk ramah lingkungan yang diformulasi sesuai dengan kebutuhan tanaman jeruk. Dengan tanaman jeruk yang sehat, maka diharapkan daya saing jeruk Indonesia akan meningkat.

Sedangkan produk pascapanen yang siap edar yaitu Jestrofreh, JestroCare, Jestro Hand Gel Sanitizer, Jestro Wingko Jeruk, Jestro Yogurt, Jestro Manisan Jeruk, Jestro Minuman Serbuk Jeruk, Jestro clean, Jestro Soap, Jestro Aroma Terapi, Jestro Keripik, Jestro Selai, Jestro Marmalade, dan lain-lain.

“Untuk minuman cair masih dalam proses pengajuan ijin edar Badan POM, sedangkan 11 produk kering telah mendapatkan ijin edar PIRT,” pungkasnya.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Kepala Badan Penelitian dan Pengambangan Pertanian, Dr. Ir. Fadjry Djufry, MSi, anggota DPD RI dapil Jatim, Adilla Azis, Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama SIK MIK dan Dandim 0818 Batu – Malang, Letkol Inf Yusub Dody Sandra.

Dalam peresmian TSP Jeruk ini dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Balitjestro dengan swasta (PT Semen Indonesia Tuban, PT Bunga Cinta Sedjati (Jatim Park Group), Koperasi Peternakan Sapi Perah Setia Kawan Nongkojajar, CV Ladang Indonesia Citra Mandiri Gresik). Selain melaunching TSP Jeruk, Menteri Pertanian juga melaunching HLB Kit atau Deteksi Cepat Penyakit CVPD Jeruk. (Wiyono)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.