oleh

KPU Bondowoso Gelar Evaluasi  Pemilu 2019

News Satu, Bondowoso, Kamis 21 November 2019- Komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Bondowoso. menggelar Evaluasi pencalonan anggota DPRD kabupaten Bondowoso 2019.

Ketua KPU Bondowoso Junaidi mengatakan banyak kejadian atau permasalahan di Kabupaten Bondowoso saat pelaksanaan Pemilu yang digelar pada April 2019 lalu. Adapan problem nya  Salah satunya adalah penggunaan aplikasi SILON (Sistem Informasi Pencalonan).

Dia mencontohkan, tiap parpol yang mencalonkan sebanyak sembilan orang di lima dapil ternyata tidak masuk.

“Ada apa pada aplikasi Silon ini, kenapa sembilan calon itu nggak masuk,” tagasnya, Kamis (21/11/2019).

Lanjut Jun sapaan akrabnya, bahwa permasalahan aplikasi Silon ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Bondowoso, Namun di seluruh Indonesia. Karena aplikasi Silon merupakan aplikasi buatan KPU RI. Sehingga KPU Bondowoso perlu mengevaluasi penggunaan aplikasi Silon yang berpotensi merugikan para calon.

“Dengan problem tersebut Akhirnya banyak parpol yang mencalonkan sembilan orang akhirnya mengurungkan diri dan menarik berkasnya karena pindah dapil yang awalnya di dapil 1 ke dapil 2,” tandasnya.

Dia menambah bahwa,Masalah ini menjadi catatan tersendiri bagi KPU RI agar memperbaiki aplikasi tersebut.

“Apakah Silon itu menjadi salah satu dasar kita untuk menetapkan pencalonan legislatif atau tidak. Padahal kita sudah ada dasar hukumnya yaitu PKPU pencalonan,” pungkasnya. (Rokib)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.