oleh

Wabup Bondowoso, Tidak Pakai Masker Akan Diberi Sanksi

News Satu, Bondowoso, Sabtu 8 Agustus 2020- Setelah dilakukan launching 26 juta masker di Jawa Timur, Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso, akan menerapkan masyarakat wajib masker. Bahkan, bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker akan diberikan sanksi.

Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bahtiar Rahmat mengatakan, pihaknya bersama Ibu-ibu PKK, Persit dan Bhayangkari akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menggunakan masker. Tidak hanya itu saja, pembagian masker dari rumah ke rumah akan terus dilakukan.

“Sebenarnya, kita sudah membagikan 56 ribu masker kepada masyarakat. Tapi setelah ada launching 26 juta masker di Jawa Timur, kami (Pemkab Bondowoso, Red) kembali menggalakkan kepada masyarakat,” katanya, Sabtu (8/8/2020).

Alasan kenapa harus ibu-ibu yang akan bergerak dalam sosialisasi dan mengedukasi penggunaan masker kepada masyarakat. Karena, nanti sasarannya para ibu-ibu yang akan diberi sosialisasi, sehingga para ibu-ibu bisa mengingatkan suami dan anaknya untuk selalu menggunakan masker.

“Nanti kita akan edukasi melalui tim dari ibu PKK, Persit, Bhayangkari dan Karang Taruna. Karena banyak orang merasa sumpek pakek masker, nah itu nanti yang akan kita edukasi,” Jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut Wabup Irwan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan masker, jika tidak mengikuti anjuran dan aturan dari pemerintah akan di beri sanksi. Karena ada tahapan, dalam Surat Edaran Bupati sudah dijelaskan.

“Sementara kawasan wajib bermasker saja, yakni perkantoran, tempat pelayanan publik, area keramaian seperti alun-alun dan pasar,” tandansya.

Sanksi bagi warga yang tidak bermasker akan diberi sanksi sosial.

“Ya, sanksinya dengan menyapu jalan atau lainnya, mulai besok Minggu akan di sosialisasikan,” pungkasnya. (Rokib)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.