Kasus Ratna Sarumpaet, Polda Metro Jaya Jadwal Ulang Pemeriksaan Amin Rais

Kasus Ratna Sarumpaet, Polda Metro Jaya Jadwal Ulang Pemeriksaan Amin Rais
Kasus Ratna Sarumpaet, Polda Metro Jaya Jadwal Ulang Pemeriksaan Amin Rais

News Satu, Jakarta, Jumat 5 Oktober 2018– Kasus pembohongan publik yang dilakukan Ratna Sarumpaet yang pengakuannya dianiaya orang, nampaknya berbuntut panjang. Bahkan, Polda Metro Jaya melakukan pemanggilan terhadap Amin Rais Politisi Senior Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai saksi dalam kasus penyebaran cerita bohong soal penganiayaan terhadap seniman Ratna Sarumpaet.

“Pada hari ini, Jumat (5/10/2018) kami telah menjadwal untuk melakukan pemeriksaan terhadap Amin Rais sebagai saksi,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. Sik. Msi. di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (5/10/2018).

Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) ini dijadwalkan tiba di Polda Metro Jaya pukul 10.00 WIB. Namun, hingga pukul 17.00 WIB, Amien Rais tak kunjung hadir di Polda Metro Jaya.

“Kami akan kembali agendakan pemanggilan kepada Amin Rais,” tandasnya.

Aksi penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet ini, sempat menggegerkan Publik dan sejumlah Politisi angkat bicara, bahkan foto Ratna dengan wajah lebam beredar luas di masyarakat. Kepada orang dekatnya, Ratna mengaku menjadi korban pemukulan oleh orang tak dikenal di Bandung, Jawa Barat, pada 21 September 2018.

Saat itu, Ratna masih menjabat sebagai juru kampanye nasional (jurkamnas) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Luka Ratna memantik kecaman dari politikus kubu Prabowo-Sandi, seperti Fadli Zon, Amien Rais, dan Fahri Hamzah.

Tidak hanya itu saja, Prabowo Subiyanto juga ikut bersuara keras dengan mengutuk penganiayaan terhadap Ratna. Namun, ternyata ada pengakuan cukup mengejutkan dari Ratna Sarumpaet, jika lebam diwajahnya akibat operasi Plastik, saat melakukan jumpa pers terhadap sejumlah media.

Akibat menyebarkan cerita bohong tersebut, Ratna Sarumpaet ditetapkan sebagai tersangka dan kemudian ditangkap oleh Polisi saat hendak terbang ke Chile pada Kamis (4/10/2018). Selain itu, Ratna Sarumpaet juga terancal Pasal 14 Undang-Undang (UU) 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (Wahyu P)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.