HEADLINEHUKRIMKRIMINALMADIUNNEWSNEWS SATUREGIONAL

7 Pemuda Terluka Oleh Penyerangan Brutal OTK Di Madiun

1415
×

7 Pemuda Terluka Oleh Penyerangan Brutal OTK Di Madiun

Sebarkan artikel ini
7 Pemuda Terluka Oleh Penyerangan Brutal OTK Di Madiun
7 Pemuda Terluka Oleh Penyerangan Brutal OTK Di Madiun

News Satu, Madiun, Senin 20 Mei 2024- Aksi penyerangan dan penganiayaan oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) terjadi di Kota Madiun pada Minggu dini hari. Insiden yang terjadi di tiga lokasi berbeda ini mengakibatkan tujuh orang mengalami luka-luka serius dan beberapa di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Kejadian bermula saat kelompok OTK melakukan penyerangan secara brutal di tiga titik, yakni Jalan Yos Sudarso, Jalan Kalasan, dan Jalan Puspo Warno. Para korban yang sebagian besar adalah pemuda, mengalami luka-luka akibat serangan mendadak tersebut. Beberapa korban dilarikan ke RSUD Kota Madiun untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Menanggapi insiden tersebut, Penjabat (Pj) Walikota Madiun, Eddy Suprianto, langsung turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi para korban di rumah sakit.

Eddy menyatakan keprihatinannya dan memastikan bahwa pihak kepolisian sedang mendalami kasus ini untuk mengungkap motif dan pelaku di balik penyerangan tersebut.

“Masih didalami kepolisian. Himbauan kami masyarakat jaga diri, kurangi gerombolan negatif yang bisa menimbulkan kegaduhan,” ujar Eddy saat diwawancarai di RSUD Kota Madiun, Senin (20/5/2024).

Eddy juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Madiun. Dia menekankan pentingnya menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kerusuhan dan kerugian.

“Saran saya, ayo jaga Madiun ini tetap aman, nyaman, dan kondusif. Jangan melakukan kegiatan yang banyak mudharatnya,” tegas Eddy.

Saat ini, Polres Madiun Kota, Polda Jatim, masih melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap para pelaku dan mengungkap motif di balik serangan ini.

“Saya imbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib,” pungkasnya.

Insiden ini mengguncang warga Kota Madiun, yang berharap pelaku segera ditangkap dan situasi keamanan dapat kembali normal. Pemerintah kota dan aparat keamanan berjanji untuk meningkatkan patroli dan pengamanan di area rawan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Anas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.