HEADLINEHUKRIMKRIMINALMADIUNNEWSNEWS SATUREGIONAL

7 Pemuda Terluka, Polres Madiun Kota Usut Kasus Penyerangan Brutal OTK

1525
×

7 Pemuda Terluka, Polres Madiun Kota Usut Kasus Penyerangan Brutal OTK

Sebarkan artikel ini
7 Pemuda Terluka, Polres Madiun Kota Usut Kasus Penyerangan Brutal OTK
7 Pemuda Terluka, Polres Madiun Kota Usut Kasus Penyerangan Brutal OTK

News Satu, Madiun, Senin 20 Mei 2024- Polres Madiun Kota, Polda Jatim, sedang mengusut aksi penyerangan dan penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) di tiga lokasi berbeda, yaitu Jalan Yos Sudarso, Jalan Kalasan, dan Jalan Puspo Warno.

Insiden yang terjadi pada Minggu dini hari ini mengakibatkan tujuh pemuda terluka dan beberapa di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus Dwi Suryanto, menyatakan bahwa kepolisian sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.

“Kami masih bekerja keras untuk menyelidiki kasus ini dan akan mengungkapnya secepat mungkin,” katanya, Senin (20/5/2024).

Kapolres Agus menambahkan bahwa pihaknya fokus pada penegakan hukum dan mencari pelaku untuk segera diproses. Kepolisian juga tengah mengumpulkan alat bukti yang cukup, termasuk menggali keterangan dari berbagai saksi di lokasi kejadian.

“Tentunya tidak hanya dari satu sumber, tapi kita padukan dengan info dari masyarakat dan keterangan lain sehingga akan mengerucut pada kejadian tersebut,” tandasnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat, termasuk tempat usaha yang mengumpulkan massa, untuk mengajukan izin keramaian kepada pihak kepolisian guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Aman itu hal yang mutlak. Sehingga perlu komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi termasuk semua bentuk kegiatan masyarakat agar melapor ke pihak kepolisian sehingga kita bisa melakukan pembinaan, pengawasan, pengamanan, dan membantu agar kegiatan itu bisa aman serta lancar,” tegas Kapolres.

Sementara, Penjabat (Pj) Walikota Madiun, Eddy Suprianto, yang turut mengecek kondisi korban di RSUD Kota Madiun, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Eddy menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Madiun serta meminta masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat menimbulkan kerugian atau kerusuhan.

“Saran saya, ayo jaga Madiun ini tetap aman, nyaman, dan kondusif. Jangan melakukan kegiatan yang banyak mudharatnya,” pungkasnya.

Saat ini, kepolisian terus berupaya mengungkap kasus ini dengan harapan situasi keamanan di Kota Madiun segera kembali kondusif dan para pelaku dapat segera ditangkap dan diadili. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib. (Anas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.