oleh

SRPB Magetan Dikukuhkan, Ini Pesan Bupati Suprawoto Pada Relawan

News Satu, Magetan, Senin 14 September 2020- Bupati Magetan Suprawoto menyampaikan apresiasi kepada relawan Jawa Timur. Banyak hal yang telah dilakukan relawan dalam menanggulangi bencana dan pandemi dengan tanpa pamrih.

Ini disampaikan saat pengukuhan kepengurusan Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Magetan periode 2020-2023. Secara khusus acara dihelat di Sekretariat SRPB Magetan di Dukuh Kambingan, Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Sabtu malam.

Kegiatan ini juga melibatkan pentaheliks, untuk menuju percepatan penanganan Covid-19. Sebanyak 43 perwakilan organisasi mitra tergabung dalam SRPB Magetan. Beberapa waktu sebelumnya perwakilan organisasi relawan, telah sepakat membentuk SRPB Magetan.

“Anda semua adalah orang yang luar biasa. Orang baik yang memikirkan kemanusiaan tanpa memikirkan golongan apapun juga. Ini langka di negeri ini. Oleh sebab itu, saya merasa mendapat kehormatan dalam acara ini,” ungkap Suprawoto, Senin (14/9/2020).

Acara semakin guyub ketika, Tenaga Ahli Kebencanaan BPBD Provinsi Jatim Suban Wahyudiono, Kepala Bidang Pencegahan & Kesiapsiagaan BPBD Jatim Gatot Subroto juga hadir ditengah relawan. Selain itu juga Kalaksa BPBD Magetan Ari Budi Santoso, Kepala Dinas Kesehatan Hari Widodo, para pengurus SRPB Jatim, dan undangan lainnya juga berbaur dikesempatan ini.

Sementara itu, Koordinator SRPB Jatim Dian Harmuningsih mengungkapkan, sebelumnya telah terbentuk formatur kepengurusan SRPB Magetan. Mereka berasal dari beberapa perwakilan relawan yang ada. Dan akhirnya sepakat, membentuk organisasi bersama dan menunjuk kordinator Magetan.

“Semoga dengan terbentuknya  SRPB Magetan, dapat bermanfaat untuk penanggulangan bencana dan kegiatan kemanusiaan. Selain itu, dapat bersinergi dengan BPBD Magetan dan organisasi lainnya,” harapnya.

Menurut Dian, setiap tahun SRPB Jatim bersinergi dengan BPBD menyediakan kuota pelatihan atau sertifikasi bagi relawan. Dalam 3 tahun terakhir, sudah meluluskan 61 orang. Pihaknya berharap relawan Magetan  bisa mendapat kuota untuk mengikuti sertifikasi serupa. (Rob)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.