oleh

Dituduh Santet, Ada Sumpah Pocong Lagi di Masjid Madegan Sampang

News Satu, Sampang, Senin 14 September 2020- Hukum tak selamanya menjadi solusi untuk sebagian masyarakat. Akibat tuduhan santet, 2 warga Dusun Kalak Timur, Desa Batu Kerbuy, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Madura, disumpah pocong di Masjid Jami’ Madegan, Kelurahan Polagan, Kecamatan Kota, Sampang.

Ini dilakukan warga yang tinggal bertetangga di Dusun Kalak Timur, Desa Batu Kerbuy, lantaran Saninten menuduh Armodin memiliki santet yang meresahkan tetangganya. Awalnya, Saninten, melihat keponakannya, RS mengalami sakit cacar parah dan kunjung sembu. Lalu dirinya, yakin kalau sakit itu akibat hal gaib.

Saninten sudah membawa berobat RS ke berbagai pengobatan. Bahkan, berobat ke dokter juga dilakukan, namun penyakitnya tidak kunjung sembuh selama 2 bulan ini.

“Saya curiga Armodin yang melakukan santet, karena dia saya kira punya ilmu sihir,” ungkap Saninten kepada media, Senin (14/9/2020).

Sebab itulah Saninten, melakukan sumpah pocong. Itu, sebagai upaya solusi menemukan kebenaran terhadap tuduhan dan penyelesaian masalah secara tradisi spiritual.

“Kami melakukan sumpah pocong agar ucapan ini sah, supaya tidak disangsikan siapapun,” tegasnya.

Sedangkan, Armodin mengatakan, dirinya mengaku tidak keberatan diajak sumpah pocong. Sebab, setelah dituduh memiliki ilmu hitam atau sihir, dirinya ingin membuktikan ketidakbenaran itu.

“Untuk menyelesaikan persoalan tuduhan, saya setuju sumpah pocong agar  kebenaran terungkap. jaminannya adalah keluarga dan saya yang menanggung akibat,” ujarnya.

Dikesempatan itu, Ketua Takmir Masjid Madegan, H. Mohammad Hasin, membenarkan ritual sumpah pocong tersebut. dikatakan, sebelumnya memang sudah sering warga melakukan sumpah pocong seperti ini, dan akibatnya langsung dirasakan yang salah. (Yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.