oleh

Warga Ogan Ilir Digegerkan Penemuan Mayat Tanpa Kepala

News Satu, Ogan Ilir, Jumat 7 Juni 2019- Warga Desa Pinang Mas Kelurahan/Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) di gegerkan dengan penemuan mayat dengan kondisi tubuh terpotong-potong di dasar Sungai Kemang Manis Desa Pinang Mas.

Berdasarkan informasi dilapangan, mayat tesebut bernama Keroman (39) yang diduga menjadi korban pembunuhan dengan di mutilasi. Sebab, pada saat ditemukan organ tubuh korban sudah tidak lengkap lagi, seperti kepala dan tangannya sudah tidak ada.

Salah satu warga, Sudirman (50) mengatakan, pada saat itu korban sedang memancing ikan di sungai pada hari Rabu (5/6/2019) malam dengan menggunakan perahu, senter dan tombak ikan. Namun, hingga pagi hari korban tak kunjung pulang ke rumah.

Kemudian keluarga korban dan warga setempat berinisiatif untuk mencarinya di sungai. Sesampainya disungai keluarga korban dan warga dikagetkan dengan ditemukannya perahu yang digunakan korban dalam keadaan terbalik.

“melihat kondisi perahu terbalik, warga langsung terjun menyelami sungai untuk mencari keberadaan korban. Setelah beberapa kali ditelusuri di dalam dasar sungai, korban tak ditemukan ditemukan juga,” kata Sudirman, Jumat (6/6/2019).

Kemudian pihak keluarga menemui orang pintar (Paranormal, red) untuk meminta petunjuk tentang keberadaan korban. Paranormal langsung menerawang dan mengatakan bahwa korban berada didalam dasar sungai kedalaman kurang lebih 500 meter dari tempat ditemukannya perahu yang digunakan korban yang terbalik tersebut.

Setelah mendapatkan petunjuk dari Paranormal tersebut, kemudian warga kembali terjun menyelami sungai. Setelah diselami akhirnya korban ditemukan di dasar sungai dengan kondisi sudah tak bernyawa.

“Mayatnya langsung diangkat ke pemukaan sungai. Namun, kondisi tubuhnya sudah tidak lengkap lagi atau terpotong-potong. Bahkan, kepalanya tidak ada, tangan kiri dan kanannya juga tidak ada,” tandansya.

Tidaknya hanya itu, di sekujur tubuhnya ditemukan bekas sayatan senjata tajam, seperti di perut dan di kedua kakinya ditemukan dalam kondisi bekas luka bacok.

“Kayaknya sebelum meninggal korban dianiaya dan tubuhnya di mutilasi,” tukasnya.

Kasus dugaan pembunuhan dengan di mutilasi ini, sudah ditangai oleh Polres Ogan Ilir (OI) dan saat ini, petugas telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah warga. (Hasan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.