News Satu, Ogan Komering ilir (OKI), Minggu 9 Juni 2019- Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan perahu maupun speedboat, Dinas Perhubungan dan Polairud Ogan Komering ilir (OKI) disiagakan.

“Speedboat di Sungai Komering Ilir ini merupakan salah satu transportasi air yang sering digunakan masyarakat, bisa kita katakan sudah tradisi,”  Kepala Dishub OKI Antonio Romadhon melalui Kepala Bidang ASDP Yasmin, Minggu (9/6/2019).

Untuk itu Dishub juga membuka pos pengamanan dan pemantauan keselamatan pengguna dan penumpang speedboat Selama arus mudik dan balik lebaran. Sedangkan pos pantau ada di dermaga tambat perahu Kelurahan Paku. Di dalam pos pengamanan ini dilengkapi peralatan pendukung, seperti speedboat 40PK, life jacket dan ring boy sebagai alat bantu utama.

“Anggota yang piket setiap harinya ada enam orang dari Dishub dan dua orang dari Polairud, yang tugasnya dari pagi sampai sore hari,” ungkap Yasmin.

Selain pengawasan pengamanan lalu lintas sungai, Dishub juga mendata speedboat yang umumnya berasal dari luar Kayuagung. Ia mengakui, sempat terjadi insiden kecelakaan air yang hampir merenggut nyawa penumpang. Dan guna menghindari peristiwa seperti itu terulang, tentunya petugas, operator speedboat, beserta masyarakat dapat memperhatikan keselamatan.

“Pada lebaran kedua ada speed yang terbalik, namun bisa kita atasi dan masyarakat berhasil mengevakuasi sehingga tidak ada korban. Ini tentunya menjadi evaluasi bagi kami,” terangnya.

Koordinator Seksi Lalulintas Angkutan Sungai Ruslinyanto menambahkan, pos pemantauan keselamatan diberlakukan H+1 hingga H +4 lebaran. Pemberlakuan ini bersifat tentatif, sesuai dengan kondisi lapangan.

“Seperti halnya bisa kita lihat untuk hari ini di H+4 lebaran aktifitas speed tetap ada dan para penumpang speed juga masih ramai. Jika akan kita lihat besok di H+5, apabila tetap ada kita akan tetap jaga,”  imbuhnya.

Sementara, Kasat Polairud AKP Suprawira melalui Ipda Suroto menghimbau agar serang speed selalu mengutamakan keselamatan penumpang, dan mentaati aturan yang sudah kita buat agar semua bisa berjalan dengan lancar dan aman.

“Keselamatan penumpang tentunya bukan saja bagian dari petugas, namun diperlukan kesadaran semua pihak, baik pengguna transportasi, maupun operator speedboat yang seharusnya memiliki alat kelengkapan standar,” terangnya. (Hasan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.