BPNT Tak Tersalurkan, Warga Padamaran OKI Gelar Aksi Demo

News Satu, Ogan Komering Ilir, Jumat 6 Maret 2020- Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tak tersalurkan, puluhan Masyarakat Kecamatan Pedamaran bersama Oganisasi Masyarakat Pro Jokowi (Ormas Projo) Kabupaten OGAN Komering Ilir (OKI) Menggelar aksi di Halaman kantor Dinas Sosial, Jumat (6/3/2020) sekira pukul 09.00 WIB pagi.

Dalam aksi tersebut, masyarakat Kecamatan Pedamaran dan Ormas Projo menuntut dugaan penarikan ratusan saldo kartu KPM dari Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) oleh oknum Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pedamaran yang semestinya program tersebut dinikmati masyarakat penerima manfaat.

Ketua Ormas Projo Kabupaten OKI, Bakri Saleh melalui sekretaris Ormas Projo Kabupaten OKI, Muhammad Ludfi menjelaskan bahwa dugaan yang menjadi gejolak ditengah masyarakat penerima manfaat, khususnya di 14 Desa se-Kecamatan Pedamaran adalah belum tersalurnya Program Sembako atau BPNT yang terhitung September-Desember 2019 lalu. Menurutnya, Hal ini diperolehnya dari laporan masyarakat tertanggal  1 Maret 2020.

Baca Juga :  Bagian Protokol Pemkot Yogyakarta Studi Banding ke Pemkab OKI

“Ketika dicek saldo dari salah satu masyarakat penerima kartu KPM tersebut, saldo BPNT bulan September-Desember 2019 dinyatakan hilang sebesar Rp400.000,- hanya tersisa saldo sembako sebesar Rp300.000,” katanya, Jumat (6/3/2020).

Lebih lanjut dirinya menerangkan, bahwa masyarakat meminta pertanggungjawaban kepada pihak Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pedamaran atas saldo yang semestinya diterima dan dirasakan masyarakat, telah hilang sebesar Rp400.000,-. tak hanya itu, masyarakat juga menuntut agar pihak Dinas Sosial Kabupaten OKI memberhentikan TKSK Pedamaran dan mengantinya dengan petugas yang baru,” terang ludfi, saat mengutarakan tuntutannya.

“Kami bukan hanya menuntut dugaan saldo BPNT yang tak tersalur, bahkan menuntut agar petugas TKSK Pedamaran diganti dengan petugas yang baru. Petugas yang betul-betul terpilih dengan teliti oleh pihak Dinas Sosial dan betul-betul memikirkan nasip rakyat,” tandasnya.

Baca Juga :  Hebat, 8 Kali Berturut-turut Pemkab OKI Raih Opini WTP

Sementara, hasil dari mediasi perwakilan penerima kartu BPNT, dan Ormas Projo bersama pihak Dinas Sosial Kabupaten OKI, yang dalam hal ini diterima langsung oleh Kepala Dinas Sosial H Reswandi diruang rapat Dinas Sosial Kabupaten OKI menyatakan bahwa pihak Dinas Sosial siap untuk menindaklanjuti permasalahan ini serta segera mengupayakan agar terealisasi apa yang menjadi tuntutan masyarakat.

Reswandi mengungkapkan, bahwa sesuai prosedur dan aturan yang berlaku tentunya akan dilaksanakan dan bukan hanya cuma janji, Namun semua ini melalui proses yang tentunya akan dikoordinasikan terlebih dahulu bersama pihak Bank Mandiri.

“Dimohon masyarakat untuk bersabar dan selalu berkoordinasi,” katanya. (Hasan)

Komentar