oleh

Digrojok Ratusan Juta, Wisata Danau Teluk Gelam OKI Malah Tak Terawat

News Satu, Ogan Komering Ilir (OKI), Satbu 2 Februari 2019- Objek wisata Danau Teluk Gelam yang berada di Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terkesan tak terawat bahkan nampak terbengkalai. Padahal objek tersebut memiliki potensi menambah pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar wisata.

Tercatat ada dua yang terabaikan di lokasi tersebut, yakni bangunan Hotel Kembar dan Objek Wisata. Obyek wisata dan hotel kembar yang saling menyatu ini sudah dibangun berbagai fasilitas dan dianggarkan dana perbaikan dan perawatan. Namun kondisinya terkesan tidak terawat dan dibiarkan terbengkalai. Disisi lain, Pemerintah Kabupaten OKI saat ini penuh semangat dan giat-giatnya mempromosikan seluruh sektor wisata ada di OKI.

Ketua LSM Solder, Irwan S, saat dijumpai wartawan menyayangkan jika objek tersebut tak terawat. Pasalnya, pada tahun 2018 Pemkab OKI telah menganggarkan dana ratusan juta rupiah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk perbaikan sarana dan prasarana.

“Tapi kegiatan yang didanai oleh negara tersebut patut untuk dipertanyakan,apakah terealisasi atau tidak. Karena berdasarkan pemantauan LSM Solder,dana tersebut sangatlah rawan dan diduga fiktif,” kata Irwan S, Sabtu (2/2/2019).

Masih dikatakan Irwan S, dana yang dipertanyakan pigaknya seperti kegiatan perbaikan dan perawatan sarana dan prasarana di kawasan Danau Teluk Gelam sebesar Rp. 124.100.000 dan dana pengembangan jenis dan paket wisata unggulan Rp. 182.000.000,.

Menurutnya, kedua kegiatan tersebut diduga fiktif. Seperti kegiatan perbaikan dan perawatan sarana dan prasarana, secara kasat mata, di mana yang telah diperbaiki dan dirawat tidak jelas.

“Sedangkan saat ini, Danau Wisata Teluk Gelam yang dulu cantik dan indah dengan keberadaan hotel kembarnya,yang dibangun dengan dana miliaran rupiah, saat ini terbengkalai dan tidak terawat,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Ketua LSM Solder ini, untuk dana pengembangan jenis dan paket wisata unggulan yang di anggarkan sebesar Rp. 182.000.000,- juga tidak jelas bentuknya.

Namun sayang, kecurigaan LSM Solder tak bisa dikonfirmasi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten OKI, Ifna Nurlela. Sebab, saat akan ditemui di kantornya, Jumat (1/2/2019), ia tidak dapat dijumpai.

Menurut stafnya, Kadis tidak ada di kantor karena menghadiri undangan di Palembang. “Katek pak ibu, dio lagi kondangan ke Palembang, cuma kami inilah yang Idak kondangan, nunggu kantor,” ungkap staf di ruang blBidang Kebudayaan dengan bahasa logat daerah yang kental. (Hasan/TIM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.