News Satu, Ogan Komering Ilir, Jum’at 8 April 2022- Diduga tak kuat menahan beban genangan air hujan, talang air Gedung Olaraga (GOR) Biduk Kajang Kayuagung ambruk sehingga berakibat pada rusaknya beberapa fasilitas didalam gedung, kejadian ambruknya talang air tersebut pada pukul 21.00 Wib, Rabu (6/4/2022) malam.

Pantauan dilapangan, Gor Biduk Kajang yang terletak di Kawasan Taman Segitiga Emas Kayuagung yang dibangun pada tahun 2007 lalu mengalami kerusakan pada bagian samping atap yang berfungsi sebagai talang air yang terletak pada bagian sisi arah jalan lintas timur Kayuagung, diduga karena tak kuat menahan tampungan air akibat pipa yang mengalirkan air yang berasal dari Talang air tersumbat membuat talang air berubah menjadi bak penampungan air dengan ribuan kubik air didalamnya.

Karena tidak kuat menahan beban yang berat, akhirnya talang air yang terbuat dari semen cor yang dilengkapi dengan anyaman besi tersebut ambruk dan menumpahkan ribuan kubik air menerjang bagian dalam Gor sehingga kursi penonton berhamburan tak tentu arah, demikian juga dengan ring basket yang berada didalam Gor juga ikut tergeser, sementara pagar pengaman dan pembatas penonton juga mengalami kerusakan. Tampak dilokasi bangunan berserakan, kursi penonton yang rusak, agaf pengaman dan besi pembatas penonton juga mengalami kerusakan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena pada saat kejadian bertepatan dengan waktu sholat tarawih, dan penjaga sedang tidak ditempat sehingga saat kejadian tidak ada orang didalam GOR.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga OKI, M Refly saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut dan membenarkan dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, “Sudah kita laporkan ke Pak Bupati dan saat ini kita himbau warga untuk sementara jangan masuk Gor dulu demi keamanan,” ungkapnya, Jum’at (8/4/2022).

Dijelaskannya, pihaknya mengetahui adanya bangunan ambruk di GOR Perahu Kajang setelah mendapat informasi dari penjaga malam. “Semalam hujan deras dan angin luar biasa kencangnya menimbulkan kerusakan parah bangunan bagian atas (Tribun) GOR Perahu Kajang),” jelasnya.

Masih dikatakannya, “Kejadian ini diluar dari pada kemampuan kami selaku pihak Dispora dan pengelola karena tidak dapat diprediksi.

Kemudian, sambungnya, pihak Dispora Kabupaten OKI telah berkoordinasi dengan Dinas PRKP Kabupaten OKI dan telah mengecek ke lokasi kejadian di GOR Perahu Kajang pagi tadi.

“Dari kejadian seperti ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kami karena usia bangunan GOR Perahu Kajang memamsuki 15 tahun dari pembangunannya pada 2007 yang lalu,” tutupnya. (Hasan)