oleh

Produk Dari Susu Kerbau Desa Bangsal OKI Jadi Potensi Peningkatan Ekonomi

News Satu, Ogan Komering Ilir, Sabtu 21 November 2020- Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alam, baik itu hayati maupun hewani. Salah satu potensi yang sangat menjanjikan adalah kerbau khas Desa Bangsal Kecamatan Pampangan.

Selain diternakkan untuk dijual daging dan anakannya, kerbau disini juga menghasilkan susu dan turunannya. Gulo puan salah satunya, merupakan makanan khas para bangsawan di masa kerajaan tempo dulu.

Selain Gulo Puan, susu kerbau khas Desa Bangsal Pampangan juga bisa diolah menjadi Yoghurt dan Jelly Puan yang tentu rasanya sangat memanjakan lidah. Pemkab OKI melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah berkomitmen mendukung dan memfasilitasi perkembangan potensi ini agar perekonomian masyarakat setempat semakin terangkat.

“Kedepan akan kami kembangkan lagi dari segi kemasan sehingga produk tidak mudah basi (expired), kami akan lakukan uji klinis untuk meneliti AKG (Angka Kecukupan Gizi) dan pengembangan lainnya sehingga produk siap memasuki pasar sebagai salah satu produk kuliner unggulan Kabupaten OKI,” ungkap Kepala Balitbangda Kabupaten OKI, Dwi M. Zulkarnain, SH, M.Si, Sabtu (21/11/2020).

Tak hanya susunya saja, kotoran kerbau inipun mempunyai nilai ekonomis yang menjanjikan. Dengan keuletan dan kreatifitas warga setempat kotoran kerbau dapat diolah menjadi Biogas yang merupakan energi ramah lingkungan dan pupuk cair yang sangat bermanfaat bagi tanaman pangan.

Kotoran kerbau juga dijadikan media pengembangbiakan ulat maggot, yaitu larva dari lalat. Ulat maggot ini sendiri mengandung protein tinggi yang digunakan untuk pakan ternak.

“Kedepan kita harapkan bisa menghasilkan inovasi yang lebih baik lagi agar menjadi nilai tambah bagi kelompok-kelompok usaha di Kecamatan Pampangan dan Kecamatan lainnya di Kabupaten OKI,” pungkasnya. (Hasan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.