5 Sekolah Dasar Di Pamekasan Raih Predikat Adiwiyata

News Satu, Pamekasan, Jumat 4 Agustus 2023- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, nampaknya terus melakukan peningkatan mutu pendidikan. Terbukti sebanyak 5 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Pamekasan berhasil meraih predikat sekolah adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2023.

Ke 5 Sekolah Dasar Negeri (SDN) tersebut yakni SDN Lembung Kecamatan Galis, SDN Karang Anyar I Kecamatan Proppo, SDN Larangan Dalam 2 Kecamatan Larangan, SDN Jalmak 1, dan SDN Nyalabu Laok 2 Kecamatan Pamekasan. Ke 5 sekolah itu berhasil lolos setelah mengikuti rentetan penilaian yang dilakukan oleh tim dari Pemprov Jawa Timur.

“Kami sampaikan selamat dan sukses kepada lima sekolah itu, pengumuman terhadap lima sekolah tersebut sekitar tiga hari yang lalu” Kata Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Zaini, Jumat (4/8/2023).

Lanjut Akhmad Zaini, 5 sekolah tersebut selanjutnya akan mengikuti kompetisi sekolah adiwiyata tingkat nasional sebagai perwakilan Jawa Timur. Pihaknya optimis sekolah perwakilan Pamekasan tersebut mampu tembus di tingkat nasional, mengingat tahun 2022 terdapat satu sekolah yang sukses menyabet penghargaan sekolah adiwiyata tingkat nasional.

“Kami berharap sekolah-sekolah itu mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional,” tandasnya.

Oleh karena itu, ia meminta, kelima sekolah tersebut senantiasa menjalin komunikasi dengan pendamping, yakni dinas lingkungan hidup (DLH) Pamekasan. Sebab, instansi itu yang paling mengetahui kategori lingkungan bagus sesuai dengan kriteria penilaian sebagai sekolah adiwiyata.

“Jadi, dinas pendidikan menyiapkan sarana dan prasarananya, kemudian sumber daya manusianya, sementara DLH yang mendampingi, dan melakukan asistensi, serta banyak membantu dalam beberapa hal,” tukasnya.

Ia menambahkan, agar lima (5) sekolah mampu menjalani rentetan penilaian menuju sekolah adiwiyata tingkat nasional, sehingga bisa membawa nama baik Kabupaten Pamekasan sesuai dengan keinginan bersama.

“Utamanya para pengelola dunia pendidikan,” pungkasnya. (Yudi)

Komentar