oleh

Bhabinkamtibmas Pamekasan Beri Paradigma Baru Tanam Bawang Merah di Lahan Tidur

News Satu, Pamekasan, Jumat 4 September 2020- Pola sambang Desa Binaan yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Kadur, Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Aipda Andry Eko Setiawan terbilang jitu. Itu, ditunjukkan dengan merangkul petani untuk menggarap lahan tidak produktif dengan menerapkan ilmu pertanian yang dienyam dari pelatihan pertanian di Institut Pertanian Bogor, 2018 lalu.

Buktinya, lahan pertanian di Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur,  tidak ada lagi menjadi lahan tidur. Namun, dijadikan lahan produktif sebagai kawasan pertanian penghasil bawang merah.

Dijelaskannya, ini untuk mendukung ketahanan pangan selama masa pandemi covid-19. Terutama, warga binaannya dengan mengembangkan tanaman bawang merah yang telah 3 kali panen. Kebetulan,  lokasi tanahnya milik desa yang merupakan Kampung Tangguh Desa Bangkes dan menggandeng divisi pangan.

“Saya menggerakkan masyarakat membuka lahan pertanian bawang merah dengan cara memberi pembinaan. Hal ini sebagai upaya untuk membantu perekonomian masyarakat dan peningkatan pangan, merubah pola tanam dari tembakau jadi bawang merah,” ungkap pria yang juga bergelar Sarjana Hukum ini, Jumat (4/9/2020).

Sosok Bhabinkamtibmas ini cukup aktif dalam pembinaan masyarakat tani. Utamanya, bercocok tanam bawang merah sehingga warga sangat memetik manfaat. Selain itu, juga selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan masyarakat dengan selalu hadir kegiatan yang dilaksanakan masyarakat Desa setempat.

Kapolsek Kadur AKP Moh. Tarsun Hidayah, S.Pd. SH., MM., Memiliki cerita tersendiri. pihaknya mengapresiasi kreatifitas yang dilakukan Aipda Andry Eko Setiawan, selaku Bhabinkamtibmas Desa Bangkes, Kecamatan Kadur Pamekasan.

“Buktinya, piagam penghargaan baik dari Kapolres Pamekasan hingga Kapolri diraih yang bersangkutan. Itu, atas inovasi yang telah dilakukan seorang Bhabinkamtibmas yang merangkul petani melalui wadah kelompok tani yang manfaatkan lahan tidur menjadi produktif,”pungkasnya. (Yudi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.