CDK Madura Dukung Aksi PSHT Tanam 6000 Pohon

News Satu, Pamekasan, Senin 13 Juni 2022- Keluarga besar Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) akan memperingati hari ulang tahun satu abad yang jatuh pada tanggal 2 September 2022 mendatang. Bahkan Organisasi yang didirikan oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo pada 1922 ini telah merancang berbagai acara, termasuk  penghijauan masal yang dilaksanakan dari tingkat pusat sampai tingkat rayon di seluruh Indonesia dan dunia.

Tak ayal jika Cabdin Kehutanan atau CDK Wilayah Sumenep bekerjasama dengan PSHT Se Madura Raya melakukan aksi penanaman bibit buah-buahaan dan tanaman kehutanan di beberapa titik di Madura. Yakni, mulai dari Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang hingga Bangkalan.

Khusus di kabupaten Pamekasan, Jawa timur, mereka gelar Tanam Akbarnya di Desa Palengaan Laok Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan. Tepatnya pada Minggu pagi, 12 Juni 2022 dengan diikuti ratusan warga PSHT dan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Warga Pamekasan Dipanikkan Dengan Getaran Gempa

Sesuai agenda kerja bidang pengabdian masyarakat PSHT Cabang Pamekasan,  kegiatan penghijauan dengan Tema Satu Abad Terus Merawat Jagad ini merupakan bentuk nyata dari ajaran memayu hayuning bawana. Itu sejalan dengan ajaran, bermakna setiap manusia wajib ikut serta dalam upaya menjaga keseimbangan alam semesta.

Terbukti, pada acara penanaman yang dilaksanakan di dusun Teklampok tersebut juga dihadiri oleh jajaran Muspika Kec Palengaan. Selain, Cabdin Kehutanan Wil Sumenep, perwakilan dari Bakorwil IV Pamekasan,  serta komunitas masyarakat, seperti kelompok pecinta alam dan komunitas AMB Foundations.

Bahkan menurut pantauan media diperkirakan seluruh peserta hadir. Bahkan yang paling tidak berjumlah 400 orang yang guyub dan semangat bersama lakukan kegiatan penanaman di area tanah masyarakat yg luasnya hampir satu hektar.

Baca Juga :  Batik KaDe, PFW 2022 Ajang Apresiasi Pengrajin Pamekasan

Menurut perwakilan dari Dinas Kehutanan, A Katri Atmodjo, selaku Kepala Seksi Rehabilitasi Lahan dan Pemberdayaan Masyarakat (RLPM), memang sudah menjadi kewajiban pemerintah  khususnya Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, untuk mengajak seluruh elemen masyarakat agar dapat berperan aktif. Khususnya dalam pembangunan kehutanan berupa penanaman pohon kayu dan buah untuk menjaga kelestarian lingkungan serta peningkatan ekonomi masyarakat.

Bahkan sebagai Warga PSHT asal Sragen juga mengimbau agar kegiatan PSHT tersebut bisa menjadi contoh bagi organisasi-organisasi masyarakat lainnya. Baik di dalam wilayah Bumi Gerbang maupun di luar pulau Madura.

“Karena sebuah perguruan silat bukanlah hanya mengajar bela diri saja,  tetapi tentunya juga diajarkan bagaimana agar bisa berbaur dan bermanfaat bagi masyarakat serta lingkungan,” tukasnya.

Baca Juga :  Pemkot Bersama DPRD Tanda Tangani Propemperda 2023

Sementara Itu, Kepala Desa Palengaan Laok, Moh Saed sangat memberikan apresiasi terhadap acara tersebut. Menurutnya, kegiatan-kegiatan penghijauan seperti ini di wilayah Hulu seperti Palengaan Laok dan sekitarnya sangat penting, selain untuk menjaga ekosistem alam, buahnya juga bisa dijadikan penghasilan.

Moh Saed berharap, kegiatan seperti itu bisa terus digalakkan agar bisa mengurangi debit air dari hulu ke hilir.  Sehingga melalui upaya bersama ini, dapat mengurangi resiko Banjir di kawasan kota Kabupaten yang biasanya terjadi akibat curah hujan tinggi dan luapan air yang cukup deras dari hulu ke hilir saat air laut pasang.(Yudi)

Komentar