HEADLINEKESEHATANLIFE STYLENEWSPAMEKASANREGIONAL

Marak Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Personil Gabungan Antisipasi di Rumah Sakit

109
×

Marak Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Personil Gabungan Antisipasi di Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini
Marak Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Personil Gabungan Antisipasi di Rumah Sakit
Marak Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Personil Gabungan Antisipasi di Rumah Sakit

News Satu, Pamekasan, Rabu 14 Oktober 2020- Personil gabungan dari TNI-POLRI dan Pol PP Kabupaten Pamekasan melaksankan Pengamanan berlapis. Ini seperti, terlihat di depan Rumah Sakit Umum Mohammad Noer, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Pola pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan pasien dan keluarga pasien yang terindikasi Covid-19 di Rumah Sakit tersebut aman. Bahkan, sebagai upaya preventif agar tidak melakukan hal yang tidak diinginkan. Terutama upaya antisipasi kejadian pengambilan jenazah Covid-19 secara paksa yang banyak terjadi di beberapa kota.

Kasubbaghumas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah PS mengatakan, ini dilakukan sesuai dengan sistem Protokol Kesehatan dari Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Pamekasan. Bahwa dalam penanganan jenazah yang kategori PDP dan Positif Virus Corona, harus dikuburkan sesuai dengan Protokol Kesehatan Covid-19.

“Kami melakukan pengamanan di rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 sebagai cara mengantisipasi kejadian tidak diinginkan. Khususnya, dari adanya warga yang mengambil secara paksa Jenazah Covid-19 di Rumah Sakit rujukan,” katanya, Rabu (14/10/2020).

Semua dilakukan dengan teknik pengamanan petugas yang mengedepankan sikap humanis dan penanganan secara persuasif. Agar komunikasi dan informasi tersampaikan secara baik dan santun pada para pihak.

“Personel selalu menerapkan Protokol Kesehatan yaitu mencuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak”, tutupnya. (Yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.