Pemkab Pamekasan Sambut Doktor Lulusan Tianjin University

Pamekasan, Jumat 6 Februari 2026 | News Satu- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, memberikan sambutan istimewa kepada Hadiyatullah, putra daerah asal Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, yang sukses menorehkan prestasi internasional dengan meraih gelar Doctor of Philosophy (PhD) dari Tianjin University, China.

Hadiyatullah menamatkan pendidikan doktoralnya pada Jurusan Kimia Terapan Konsentrasi Farmasi di School of Pharmaceutical Science and Technology, Tianjin University, salah satu kampus ternama di Tiongkok. Penyambutan digelar di Pendopo Agung Ronggosukowati, sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik yang mengharumkan nama Pamekasan di kancah global.

Dalam sambutannya, Hadiyatullah menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan penghargaan yang diberikan pemerintah daerah.

“Saya menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Pemkab Pamekasan, khususnya Bapak Bupati KH. Kholilurrahman dan seluruh pihak yang telah menyiapkan sambutan penuh kehangatan ini,” ujar Hadi, Jumat (6/2/2026).

Lulusan pesantren tersebut menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi tidak pernah menjadi penghalang untuk meraih mimpi. Ia membuktikan, dengan kegigihan dan kerja keras, anak daerah dari keluarga sederhana mampu menembus pendidikan tertinggi melalui beasiswa di universitas kelas dunia.

“Bagi saya, ini bukan sekadar penyambutan personal, melainkan penghargaan terhadap pendidikan, perjuangan, dan mimpi anak-anak muda daerah,” ungkapnya.

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menilai capaian Hadiyatullah sebagai prestasi luar biasa yang patut menjadi teladan bagi generasi muda. Menurutnya, menjadi lulusan terbaik di universitas ternama dunia bukan perkara mudah dan membutuhkan ketekunan serta mental kuat.

“Hari ini kita berbahagia menyambut salah satu putra terbaik Pamekasan. Semoga ini menjadi magnet bagi anak-anak kita bahwa sukses tidak selalu ditentukan oleh kekayaan,” tegasnya.

Diketahui, Hadiyatullah berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi sederhana. Ayahnya bekerja sebagai kuli bangunan, sementara ibunya merupakan ibu rumah tangga. Namun keterbatasan tersebut justru menjadi energi pendorong untuk menuntaskan pendidikan hingga jenjang doktoral.

“Sering kali justru keterbatasanlah yang membentuk ketangguhan dan karakter kuat untuk meraih kesuksesan,” imbuh Bupati.

Pantauan di lapangan, penyambutan Hadiyatullah berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ratusan siswa dari tingkat sekolah dasar hingga menengah berjejer di sepanjang jalan sambil membawa bendera Merah Putih. Iringan drumband mengantar Hadiyatullah hingga memasuki halaman rumah dinas Bupati, menjadi simbol kebanggaan masyarakat Pamekasan atas prestasi putra daerah. (Yudi)