Pemkab Pamekasan Terus Banjir Penghargaan, Ini Diantaranya 

News Satu, Pamekasan, Senin 12 Desember 2022- Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam kembali mendapat penghargaan bergengsi di penghujung tahun 2022. Kali ini lebih spesial karena dianugerahi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), di Ruang Birawa, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jum’at (9/12/2022) kemarin.

Pasalnya, penghargaan itu diberikan Pemkab Pamekasan sebagai instansi dengan tingkat kepatuhan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Sebab dinilai patuh 100 persen selama empat tahun berturut-turut sejak kepemimpinan Bupati, Baddrut Tamam, terhitung sejak tahun 2018-2022.

“Terima kasih kepada semua sahabatku yang baik. Semua ini berkat doa dan dukungan ajunan, Pamekasan hebat,” terangnya.

Bupati Baddrut juga tabdaskan, pihaknya terus berkomitmen untuk wujudkan pemerintahan bersih selama kepemimpinan berbaur. Salah satunya, tidak adanya jual beli jabatan, dan komitmen lain untuk mewujudkan Pamekasan Hebat, rajja, bajhra tor parjhuga.

Sebagai keseriusannya, dia senantiasa mewanti-wanti kepada para pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan untuk senantiasa mengabdikan diri kepada agama. Kemudian untuk segenap kepentingan bangsa, dan negara dengan kerja keras, cepat, inovatif, kreatif, dan inovatif sesuai dengan tuntutan zaman.

“Karena negara telah membayar lunas kepada kita, para pejabat dan ASN dengan gaji yang diberikannya setiap bulan. Makanya, jangan berpikir tentang apa yang diberikan negara, tetapi berpikir apa yang akan kita berikan kepada negara tercinta ini,” tuturnya.

Sementara itu, sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur juga meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Yakni berupa anugerah prestasi di aspek sanitasi total yang berbasis masyarakat berkelanjutan (STBM).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, dr. Saifuddin terangkan pihaknya berhasil mendapat penghargaan tersebut tidak lepas dari partisipasi masyarakat. Sebab mereka semua senantiasa berprilaku bersih dan sehat. Mengingat, hidup bersih dan sehat akan berpengaruh terhadap kualitas hidup.

“Berprilaku bersih dan sehat itu menjadi indikator utama untuk meraih penghargaan tersebut. Kami akan terus memperkuat kerja sama dan jejaring dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang mempunyai pengaruh besar dalam mewujudkan prestasi itu,” terangnya.

Tak ayal selama ini terdapat lima STBM yang terealisasi, yaitu tidak buang air besar sembarangan, pengelolaan limbah cair rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan. Lalu juga cuci tangan pakai sabun, pengolahan air minum dan makanan dengan benar, pengelolaan sampah rumah tangga.

Terpisah, Bupati Baddrut Tamam juga ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mewujudkan kebersihan lingkungan yang dapat mendorong kualitas hidup warga Pamekasan. Sehingga, cita-cita besar mewujudkan Pamekasan yang berdaya saing dapat terealisasi dengan baik.

Hematnya, penghargaan itu sebagai indikator komitmen Pemkab Pamekasan di bidang kesehatan yang telah menjadi program prioritasnya. Karena, pelayanan kesehatan hingga fasilitas kesehatan paling bawah sekarang telah lebih baik dari sebelumnya.(Yudi)

Komentar