Pamekasan, Minggu 25 Januari 2026 | News Satu- Pemerintah Kabupaten Pamekasan memastikan langkah tegas penanganan bencana longsor di Dusun Paseset Timur, Desa Sana Daya, Kecamatan Pasean. Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman bersama Wakil Bupati Sukriyanto turun langsung meninjau sekitar 10 rumah warga yang terdampak longsor berulang.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati KH. Kholilurrahman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera merelokasi warga ke lokasi yang lebih aman. Relokasi dinilai sebagai solusi jangka panjang menyusul bencana longsor yang telah terjadi hingga empat kali di wilayah tersebut.
“Konsentrasi kami adalah relokasi warga terdampak. Keputusan relokasi hampir dipastikan, tinggal mencari lahan yang benar-benar aman dan layak,” ujar KH. Kholilurrahman, Minggu (25/1/2026).
Bupati Pamekasan mengungkapkan, pada kejadian longsor sebelumnya, warga sebenarnya telah diimbau untuk mengungsi. Namun sebagian warga memilih bertahan karena faktor ikatan keluarga dan tanah kelahiran.
“Ini sudah longsor keempat. Sebelumnya sudah kami imbau untuk pindah, namun ada pertimbangan emosional dari warga,” jelasnya.
Bupati juga meminta seluruh pihak, termasuk perangkat desa dan masyarakat, meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemantauan ketat di wilayah rawan longsor. Deteksi dini dinilai penting untuk meminimalkan risiko korban jiwa dan kerugian materiil.
“Jika ada tanda longsor sekecil apa pun, segera laporkan agar penanganan bisa dilakukan sejak dini,” tegasnya.
Terkait pembangunan hunian baru bagi warga terdampak, Pemkab Pamekasan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dukungan provinsi dibutuhkan mengingat besarnya anggaran yang diperlukan untuk pembangunan rumah relokasi.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur untuk membantu pembangunan rumah warga terdampak,” tandasnya.
Pemerintah Kabupaten Pamekasan memastikan tidak akan lepas tangan dalam penanganan bencana ini. Selain menyiapkan alokasi anggaran khusus, pemerintah daerah juga membuka ruang partisipasi masyarakat dan pelaku usaha untuk membantu korban longsor.
“Kami berharap ada kepedulian dari masyarakat dan pengusaha. Meski skalanya tidak sebesar bencana nasional, warga kita tetap butuh dukungan bersama,” pungkasnya. (Yudi)












