3 Titik Rawan Konflik Pemilu, KPU Jawa Timur Gelar Sosialisasi

News Satu, Probolinggo, Selasa 12 Juli 2022- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo, Jawa Timur, menggelar kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih untuk Pemilu 2024. Kegiatan tersebut dihadiri langsung komisioner KPU Jawa Timur, didampingi Ketua KPU Kota Probolinggo, Ahmad Hudri, Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Azam Fikri, yang bertemapat di RM D&N 19. Selasa (12/7/2022).

Komisioner KPU Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro menyampaikan, Kegiatan tersebut dilakukan di tiga titik, yakni, Sampang, Gresik, dan Kota Probolinggo. Tiga titik tersebut bisa dikatakan kabupaten yang rawan akan konflik dan sering terjadi pelanggaran pemilu.

“Kita memilih Tiga titik, yang pertama kota Probolinggo segmentasi pemilih pemula dan pemuda, kategori rawan konflik. Besok secara marathon di Gresik, untuk segmentasi pemilih perempuan daerah rawan bencana, kemudian hari Kamis kita akan sosialisasi di Sampang segmentasi disabilitas, kategori daerah rawan pelanggaran pemilu,” ujarnya, Selasa (12/7/202).

Lanjut Gogot sapaan akrabnya, mengatakan kota Probolinggo dipilih dalam sosialisasi ini disebabkan konflik pembakaran Pilwali 2013. Hal itu menjadi gambaran bahwa Kota Probolinggo rawan akan konflik pemilu.

“Kota Probolinggo dipilih karena ada peristiwa konflik pembakaran sewaktu tahapan Pilwali 2013. Adanya laporan polresta pemilu 2019 terjadi konflik kriminal,” tandasnya.

“Sedangkan memilih pemilih pemula, karena mereka mempunyai peran sangat besar. Sangat berpengaruh kesuksesan pemilu 2024,” pungkasnya. (Bambang) 

Komentar