Diduga Mengandung EG dan DDG, BPOM Tarik Peredaran Lima Obat Sirup

News Satu, Probolinggo, Jumat 21 Oktober 2022- Kabar berita yang mulai ramai dibicarakan adanya kasus gagal ginjal yang menyerang anak – anak usia 6 bulan hingga 18 tahun. Ada banyak faktor selain kandungan etilen glikol dalam obat sirop, yang diduga menjadi penyebab banyak anak menderita gagal ginjal akut misterius.

Hal itu menjadi tanya besar bagi banyak kalangan, terutama bagi para Ibu-ibu. Kini kabar tersebut mulai dicari kebenarannya. Apalagi soal kabar BPOM yang menarik peredaran lima obat sirup.

Ratna (38) warga Kota Probolinggo, masih bertanya-tanya soal kebenaran kabar berita tentang larangan obat untuk dikonsumsi yang sudah di tarik pihak Kemenkes RI.

“Apa kabar tersebut benar atau hoax sedangkan larangan itu ramai muncul di medsos,” ujarnya.

Sementara, Pihak Dinkes Kota Probolinggo, dr. Nurul Hasanah Hidayati, saat dikonfirmasi melalui WhatsAppnya, mengatakan belum tahu pasti tentang kabar tersebut. Sebab, pihak dinkes masih belum menerima informasi dari pihak Kemenkes.

“Kami belum mendapatkan informasi dari kemenkes,” singkatnya.

Perlu diketahui, 5 produk itu yang diduga mengandung cemaran Etilen Glikol (EG), dan Dietilen Glikol (DDG) yaitu, Thermorex Sirup (Obat Demam) PT Konimex, Flurin DMP Sirup (Obat Batuk dan Flu) PT Yarindo Farmatama, Unibebi Cough Sirup (Obat Batuk dan Flu) Produksi Universal Pharmaceutical industries, Unibebi Demam Sirup Produksi Universal Pharmaceutical industries, Unibebi Demam Drops Produksi Universal Pharmaceutical. (Bambang)