Ini Pelaku Pembunuhan Di Sukapura Probolinggo

Ini Pelaku Pembunuhan Di Sukapura Probolinggo
Ini Pelaku Pembunuhan Di Sukapura Probolinggo

News Satu, Probolinggo, Minggu 14 Oktober 2018– Satreskrim Polres Probolinggo berhasil mengungkap kasus pembuangan mayat tanpa indentitas yang dibuang di sungai Dusun Sariwani Desa Sariwani Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) sudah terungkap, Kamis (11/10/2018) lalu, kini terjawab sudah.

Penemuan mayat di sungai itu, berawal dari warga yang sedang melintas di jembatan sungai Sariwani, melihat banyaknya darah berceceran di jalan menuju sungai serta sesosok mayat yang mengambang di sungai tepat dibawah jembatan, seketika itu pula warga langsung berhamburan menuju lokasi penemuan mayat yang ditindak lanjuti dengan melapor ke Kepala Desa Pakel, akan tetapi posisi ditemukannya mayat masuk wilayah Desa Sariwani.

Kemudian Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan jenazahnya langsung dibawa ke rumah Sakit Waluyo Jati Kraksan, Kabupaten Probolinggo dalam penyelidikan petugas sempat kesulitan karena mayat yang ditemukan sama sekali tidak ada indensitasnya.

Dari peristiwa tersebut, Satreskrim Polres Probolinggo berupaya keras untuk mengungkapnya. Tak butuh waktu lama dengan modal awal sebuah kaos baju yang dipakai oleh korban yang di bagian depan kaos baju bertuliskan “Pikir Kere” dan belakang kaos bertuliskan “Loyalitas Tanpa Batas” akhirnya polisi mendapatkan petunjuk, terkuak bahwa korban bernama Arifin (16 th) Siswa SMP Satu Atap desa Sapih Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo.

Kapolres Probolinggo, AKBP Fadly Samad mengatakan, kasus pembunuhan itu dilakukan oleh dua orang pelaku yang identitasnya sama-sama satu desa dengan korban yang belakangan pelaku diketahui bernama Nurhadi Mustofa (18) dan Kamaludin (19), keduanya warga Desa Sapih Kecamatan Lumbang tersebut.

“Kuat dugaan motif dari pembunuhan tersebut dilatar belakangi oleh dendam, pasalnya pacar pelaku sebelumnya disetubuhi oleh korban hal itu terungkap dari keterangan pemeriksaan penyidik,” terangnya, Minggu (14/10/2018).

Sebelum aksi pembunuhan dilakukan, pelaku mengajak korban bermain bilyard setelah puas bermain kedua pelaku mengajak pulang korban, saat itulah tepat di TKP yang keadaannya sepi, korban langsung disabet menggunakan clurit, sadar korban sudah tak bernyawa keduanya kemudian membuangnya ke sungai.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh Pihak Polres Probolinggo yakni berupa Baju dan celana milik pelaku, sebilah Clurit, satu unit Hp, uang sebesar Rp 19.000, serta satu unit sepeda motor GL Max milik pelaku.

Malahan, saat hendak dilakukan penangkapan, pelaku Nurhadi Mustofa sempat melakukan perlawanan dengan menyabetkan cluritnya kepada petugas, karena membahayakan nyawa petugas pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan menghadiahi timah panas di kaki sebelah kanannya.

“Kini kedua pelaku di jerat dengan pasal 340 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup, serta pasal pencurian yang disertai dengan kekerasan,” pungkasnya. (Bambang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.