Probolinggo, Rabu 10 Desember 2025 | News Satu- Proses seleksi calon Direksi dan Komisaris Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Bahari Tanjung Tembaga Kota Probolinggo resmi memasuki tahap krusial.
Enam calon direksi dan tiga calon komisaris menjalani wawancara mendalam di ruang Command Center, memaparkan visi, misi, serta rencana bisnis di hadapan Panitia Seleksi dan Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin.
Wali Kota Aminuddin menyebut proses seleksi berlangsung kompetitif dan menunjukkan kualitas para kandidat. Ia menegaskan bahwa hasil akhir akan diumumkan dalam satu minggu ke depan.
“Dalam waktu satu minggu akan kami rilis keputusan apakah ada calon yang memenuhi kriteria sesuai Perda Nomor 6 dan Perda Nomor 7. Direksi terpilih harus mampu membawa Perseroda menjadi bonafit dan memberi manfaat bagi Kota Probolinggo,” tegas Wali Kota Amin, Rabu (10/12/2025) .
Para kandidat diuji terkait target profit, mitigasi risiko hukum dan keuangan, efisiensi operasional, hingga kemampuan leadership dalam mengelola BUMD yang masih memasuki tahun pertama operasional. Dua akademisi Universitas Brawijaya, Silvi Asna Prestianawati dan Ladito Risang Bagaskoro, ikut menjadi panelis penguji.
Dari legislatif, Ketua Fraksi Gerindra sekaligus Ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo, Riyadhus Sholihin Firdaus, menegaskan bahwa seleksi harus benar-benar profesional tanpa intervensi kepentingan politik.
“Seleksi ini harus akuntabel, menghasilkan direksi dan komisaris yang kompeten dan berkapasitas. Jangan ada titipan politik praktis yang merusak profesionalitas. Prioritasnya adalah kemampuan, integritas, dan kesanggupan bekerja sama dengan stakeholder,” tegasnya.
Proses ini menjadi penting mengingat Perseroda Bahari Tanjung Tembaga merupakan BUMD baru yang diharapkan menjadi motor ekonomi baru bagi Kota Probolinggo melalui pengelolaan pelabuhan, jasa maritim, hingga bisnis unggulan lainnya. (Bambang)







