HEADLINENEWSPEMERINTAHANPROBOLINGGOREGIONAL

Program Kementrian Sosial Dinilai Belum Tepat Sasaran Di Kota Probolinggo

797
×

Program Kementrian Sosial Dinilai Belum Tepat Sasaran Di Kota Probolinggo

Sebarkan artikel ini
Program Kementrian Sosial Dinilai Belum Tepat Sasaran Di Kota Probolinggo
Program Kementrian Sosial Dinilai Belum Tepat Sasaran Di Kota Probolinggo

News Satu, Probolinggo, Jumat 4 Agustus 2023- Kementerian Sosial Republik Indonesia terus melakukan sosialisasi ke tingkat bawah kepada masyarakat Kota maupun Kabupaten di seluruh Indonesia.

Seperti yang dilakukan saat ini yaitu Sosialisasi KPPPA RI , Pemenuhan Hak Sipil , Informasi dan Partisipasi Anak di sebuah Rumah makan yang berada di Kota Probolinggo yang dihadiri H Moehklas Sidik anggota DPRRI Komisi VIII dari fraksi Gerindra Bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,ibu Rr. Endah Sri Rejeki.

Menurut H Moehklas Sidik Anggota DPRRI Komisi VIII itu, berbagai program kementerian sosial Republik Indonesia masih banyak yang belum tepat dan mengenai sasaran kepada masyarakat yang menjadi rencana tujuan program itu.

“Berbagai program bagaimana agar tepat sasaran di masyarakat, masih banyak keluhan di kementerian sosial itu tidak tepat sasaran, gak tepat kepada orang yang menerima,” katanya, Jumat (4/8/2023).

Beliau menganggap program yang dilakukan kementerian sosial masih belum tepat kepada masyarakat miskin yang direncanakan program itu.

“Kenapa masih banyak orang kaya yang menerima program itu. Sedangkan yang miskin tidak Terima. Makanya kita ada prioritas yang diselesaikan,” tandasnya.

Sedangkan jabatan para anggota DPR hanya 5 tahun lamanya, seharusnya semua anggota DPRRI Komisi VIII harus fokus kepada rencana program itu.

“Saya di DPR hanya 5 tahun lamanya, maka kita harus fokus kepada rencana itu,” tukasnya.

Sementara perwakilan dari pihak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia , Rr. Endah Sri Rejeki.meminta kepada semua orang tua khususnya di Kota Probolinggo agar senantiasa memberikan hak – hak kepada anak – anak yang akan menjadi generasi emas di tahun 2045 mendatang.

“Keluarga dan terutama ibu – ibu rumah tangga untuk memberikan dan melindungi haknya yang akan menjadi generasi emas di tahun 2045 mendatang, yang menjadi harapan kita semua,” pungkasnya. (Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.