HEADLINENEWSPEMERINTAHANPEMKAB PROBOLINGGOPROBOLINGGOREGIONAL

Seorang Menantu dilaporkan Mertuanya ke Polsek Leces Probolinggo

93
×

Seorang Menantu dilaporkan Mertuanya ke Polsek Leces Probolinggo

Sebarkan artikel ini
Seorang Menantu dilaporkan Mertuanya ke Polsek Leces Probolinggo
Seorang Menantu dilaporkan Mertuanya ke Polsek Leces Probolinggo

News Satu, Probolinggo, Selasa 6 Juli 2021- Adi Saputra (27),menantu dan Saiful (45), mertua di Pondok Uluh Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, terjadi cekcok berujung kekerasan. Sepasang suami istri Syaiful dan Sriyani menjadi korban kekerasan oleh menantu.

Adi Saputra memukul kedua mertuanya hingga mengakibatkan luka serius di bagian tubuh. Sriyani memgalami luka lebam di bagian bahu kiri sedangkan Syaiful luka sobek di kepala bagian atas.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (4/7/2021) kemarin sore, saat Adi hendak menjemput istrinya di kediaman orang tuanya di Pondok Uluh.

Sofiatun Ningsih (25),(istri Adi Saputra) dijemput dari kediaman Adi setelah melihat kondisinya kurang baik pasca melahirkan 3 Minggu yang lalu. Niat Syaiful menjemput anaknya agar mendapat perawatan yang baik di rumahnya.

Kemudian setelah pulang kerja, Adi hendak menjemput Sofi di kediaman orang tuanya, namun saat tiba di rumah keduanya terlibat cekcok lantaran Sofi tidak diperkenankan ikut Adi dan juga karena operasi Caesarnya baru bekas melahirkan belum sembuh.

“Saya mau menjemput Sofi, dia dijemput dari rumah tidak bilang-bilang,” ujar Adi saat diperiksa Kanitreskrim Polsek Leces Brigadir Eko Aprianto.(6/7/2021).

Lanjut Adi setelah meminta baik-baik, ternyata tidak diijinkan oleh mertuanya, malah Adi dipukul dengan sebatang Bambu besar hingga Adi hampir pingsan.

Merasa tertekan dan terpojok oleh Syaiful akhirnya Adi merebut Bambu dan memukul balik kedua mertuanya sampai mengalami luka berat.

“Saya dipukul duluan oleh bapak mertua, emosi saya naik dan akhirnya terjadi pemukulan itu,” imbuh Adi.

Setelah kejadian pemukulan tersebut, Syaiful bersama istrinya Sriyani didampingi kedua saudaranya mendatangi Polsek Leces mengadukan perbuatan Adi menantunya.

“Setelah kejadian saya langsung laporan kesini, kemarin di panggil dan sekarang juga dipanggil,” kata Sayiful pada wartawan.

Alasan Syaiful membawa Sofi untuk merawat di rumahnya, karena bekas jahitan pasca operasi memburuk. Jahitannya lepas saat belum kering.

“Kan saya mau rawat dulu, setelah sembuh baru boleh di jemput,” ujarnya.

Setelah kedua pihak dipanggil dan dilakukan penyelidikan, Kapolsek Leces AKP Ahmad Ghani mengambil tindakan dan masih mediasi secara keluargaan.

“Karena kedua pihak masih terikat hubungan keluarga, jadi kami lalukan mediasi terlebih dahulu, apalagi pelaku sudah menyesali perbuatannya, dan yang terpenting membawa anaknya yang masih berumur tiga minggu,” singkatnya. (Bambang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.