oleh

Kapolri, Pastikan Petugas Operasi Ketupat Semeru 2021 Sudah Divaksinasi

News Satu, Sampang, Rabu 3 Mei 2021- Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021 di halaman Mapolres Sampang, Madura, Jawa Timur.

Hadir pula saat itu, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat dan Dandim 0828 Sampang Letkol Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum pada Rabu (5/5/2021).

Apel gelar pasukan untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 di wilayah Kabupaten Sampang yang diikuti ratusan personil gabungan. Antaranya dari jajaran TNI-POLRI dan elemen Pemkab Sampang yakni Satpol PP, Dishub, BPDB, dan Dinkes setempat.

Tampak juga dengan hikmad mengikuti acara dikursi undangan, Kepala Pengadilan Negeri Sampang, perwakilan dari beberapa instansi Pemkab Sampang, perwakilan dari PT. Jasa Rahardja. Bahkan, tokoh ulama dan beberapa perwakilan organisasi keagamaan serta organisasi kepemudaan di Kota Bahari.

Kapolres Sampang, setelah penghormatan pasukan menyematan tanda pita operasi kepada perwakilan yang ditunjuk di hadapan seluruh peserta Apel Gelar Pasukan. Secara khusus, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat dan Dandim 0828 Sampang Letkol Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum turut mendampingi.

Setelah itu, Kapolres langsung membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, bahwa kegiatan itu serentak digelar di seluruh Indonesia. Mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Hari raya Idul Fitri 1442 H dirayakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Peningkatan aktifitas masyarakat akan terjadi dalam bentuk kegiatan ibadah dan kegiatan masyarakat di sentra-sentra ekonomi, destinasi pariwisata serta kegiatan budaya seperti takbir keliling dan Halal bi halal. Hal ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, gangguan Kamseltibcar lantas dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19,” Amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres.

Lebih lanjut, AKBP Abdul Hafidz mengatakan Polri menyelenggarakan Operasi Ketupat 2021 yang dilaksanakan selama 12 hari mulai 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021. Itu sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 melalui penyekatan dan penegakan terhadap protokol kesehatan dengan memprioritaskan langkah-langkah preemtif dan preventif.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.