Bupati Sumenep Tancap Gas Bangun Kampung Nelayan Modern

Sumenep, Rabu 4 2026 | News Satu- Transformasi kawasan pesisir mulai digerakkan di Kabupaten Sumenep. Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, menjadi langkah konkret memperkuat sektor kelautan dan perikanan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, ke lokasi program disambut langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Momentum ini sekaligus menegaskan posisi Sumenep sebagai salah satu daerah dengan potensi maritim strategis di Jawa Timur.

Bupati Achmad Fauzi menyebut KNMP bukan sekadar penataan kawasan permukiman nelayan, tetapi bagian dari strategi besar mendorong ekonomi pesisir yang lebih produktif dan berkelanjutan.

“KNMP tidak hanya menata kampung nelayan agar lebih rapi, tetapi menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Bupati Fauzi, Rabu (4/3/2026).

Sumenep dikenal sebagai kabupaten kepulauan dengan sumber daya laut melimpah. Potensi tersebut, menurutnya, harus dikelola secara modern dan terintegrasi agar berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan.

Program KNMP diharapkan mengubah pola ekonomi nelayan yang selama ini bergantung pada hasil tangkapan semata. Pemerintah mendorong diversifikasi usaha seperti pengolahan hasil laut, produk turunan perikanan, hingga ekonomi kreatif berbasis kelautan.

“Nelayan tidak hanya menangkap ikan, tetapi juga bisa mengembangkan usaha pengolahan dan sektor lain yang bernilai tambah,” jelasnya.

Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing produk perikanan lokal sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir.Selain aspek ekonomi, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya laut. Menurutnya, pembangunan pesisir harus berjalan beriringan dengan prinsip keberlanjutan.

Ia mengajak masyarakat untuk mengelola sumber daya laut secara bijak agar manfaatnya bisa dirasakan generasi mendatang. Pemkab Sumenep, kata dia, akan terus mendukung program-program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat kepulauan dan pesisir.

“Kami ingin nelayan semakin maju, sejahtera, dan mampu memanfaatkan potensi kelautan sebagai pilar utama pembangunan daerah,” pungkasnya.

Dengan KNMP, Sumenep diharapkan tidak hanya dikenal sebagai daerah kepulauan dengan potensi besar, tetapi juga sebagai model pengembangan kampung nelayan modern yang produktif dan berkelanjutan. (Rose)