Polisi Selidiki Dugaan Permainan Harga Elpiji 3 Kg Di Sampang

Sampang, Kamis 23 April 2026| News Satu- Laporan masyarakat terkait dugaan kelangkaan dan lonjakan harga elpiji 3 kilogram di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) kini tengah ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian. Penyelidikan difokuskan pada potensi penyimpangan di rantai distribusi tingkat akhir.

Kepolisian Resor Polres Sampang menyebut hasil penelusuran awal menunjukkan distribusi elpiji dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) ke agen masih berjalan normal. Temuan ini mengarah pada dugaan bahwa gangguan terjadi di level pengecer.

Kasi Humas Polres Sampang, Polda Jatim, Eko Puji Waluyo, mengungkapkan pihaknya tengah mengkaji kemungkinan adanya praktik permainan harga yang merugikan masyarakat sebagai pengguna utama elpiji subsidi.

“Kami mengkaji potensi permainan harga yang dapat merugikan masyarakat pengguna elpiji subsidi,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Polisi menegaskan penyelidikan ini bertujuan memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan celah distribusi untuk keuntungan pribadi yang berdampak pada kenaikan harga di lapangan. Selain itu, pengawasan distribusi elpiji subsidi akan terus diperketat untuk memastikan rantai pasok berjalan sesuai ketentuan dan tidak terjadi penyimpangan di tingkat distribusi akhir.

“Kami akan terus melakukan pemantauan intensif agar distribusi elpiji subsidi tetap sesuai aturan,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan mampu menekan potensi spekulasi harga sekaligus memastikan subsidi energi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. (Ahmad)